Geger Kasus Narkoba Mahasiswa di Gangnam, Orang Tua Diperas 100 Juta Won

icon berita mobile

- Penulis Berita

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pria yang dilengkapi dengan minuman narkotika didistribusikan kepada siswa di Gangnam dalam foto yang diambil oleh kamera pengintai pada April 2023. Foto oleh Korea Times

Dua pria yang dilengkapi dengan minuman narkotika didistribusikan kepada siswa di Gangnam dalam foto yang diambil oleh kamera pengintai pada April 2023. Foto oleh Korea Times

Kasus narkoba mahasiswa yang mengejutkan mengguncang Korea Selatan, mengungkap modus pemerasan terhadap orang tua di distrik Gangnam, Seoul. Peristiwa yang terjadi pada April 2023 ini bermula ketika sekelompok orang membagikan “minuman energi” gratis kepada siswa di lingkungan Daechi-dong, yang dikenal sebagai pusat bimbingan belajar.

Minuman yang diiklankan sebagai penambah fokus itu ternyata mengandung metamfetamin dan ekstasi, yang membuat tujuh siswa dinyatakan positif narkoba. Para pelaku, yang meminta kontak orang tua siswa sebagai syarat minuman gratis, kemudian memeras para orang tua senilai 100 juta won ($75.700) dengan ancaman akan melaporkan anak-anak mereka menggunakan narkoba.

Polisi menangkap empat tersangka distributor yang mengaku hanya disewa dan tidak tahu minuman itu mengandung narkoba yang diselundupkan dari China. Penyelidikan menemukan 100 botol telah disiapkan, namun polisi gagal menangkap dalang utama di balik skema pemerasan dan kasus narkoba mahasiswa ini.

Baca Juga :  Trump Pastikan Bertemu Xi Jinping di KTT APEC Korea Selatan 31 Oktober

Insiden di Daechi-dong ini, menurut para pengamat sosial, menyoroti kerentanan siswa yang berada di bawah tekanan akademis ekstrem di Korea Selatan. Para pelaku memanfaatkan kebutuhan siswa akan “penambah fokus” di pusat bimbingan belajar paling kompetitif, mengubahnya menjadi target empuk untuk kejahatan narkotika terorganisir, katanya.

Kasus ini memicu kemarahan publik, mendorong Presiden Yoon Suk-yeol memerintahkan “perang total” terhadap kejahatan narkoba dan membentuk unit investigasi baru berisi 840 pejabat. “Ini adalah kasus narkoba yang mengejutkan yang telah menembus jauh ke dalam dunia siswa sekolah menengah,” kata Lee Do-woon, juru bicara kantor kepresidenan.

Perkembangan terbaru mengaitkan tersangka utama kasus narkoba mahasiswa ini, seorang warga negara China bernama Li, dengan kasus penculikan dan pembunuhan seorang mahasiswa Korea di Kamboja. Peristiwa tragis ini menegaskan bahwa jaringan kejahatan narkotika di Korea Selatan semakin nekat dan memiliki jaringan lintas batas yang berbahaya.

Baca Juga :  Korea Utara Siapkan Aset Strategis, Balasan Kim Jong Un atas AS-Korsel

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB