Industri Otomotif Eropa Terancam Krisis Chip Akibat Sengketa Nexperia

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik utama terletak di Hamburg (Jerman)

Pabrik utama terletak di Hamburg (Jerman)

Industri otomotif Eropa kembali berisiko menghadapi kekurangan chip parah menyusul sengketa pemasok Nexperia antara pemerintah Belanda dan China. Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) memperingatkan ancaman gangguan produksi besar jika pasokan Nexperia, yang dimiliki Wingtech China, tidak segera pulih.

ACEA menyatakan “sangat prihatin dengan risiko gangguan besar dalam pembuatan mobil di Eropa jika pasokan chip dari Nexperia tidak segera dipulihkan.” Peringatan ini muncul setelah Nexperia memberi tahu pemasok bahwa mereka tidak dapat menjamin pengiriman sesuai rencana, mengancam penghentian jalur produksi.

Perselisihan meletus setelah pemerintah Belanda mengambil alih Nexperia pada 30 September karena khawatir adanya transfer teknologi sensitif ke China. Situasi memanas ketika Nexperia China dilaporkan meminta karyawan mengabaikan arahan dari kantor pusat di Belanda.

Baca Juga :  Mobil Ramah Lingkungan Diprediksi Mendominasi Pasar Otomotif 2026

Kementerian Perdagangan China merespons dengan memberlakukan kontrol ekspor pada 4 Oktober, yang memengaruhi perakitan chip di Tiongkok. Meskipun pabrik utamanya di Jerman, banyak chip Nexperia dikemas di China sehingga rantai pasok merek besar seperti Volkswagen dan BMW terancam.

Sengketa Nexperia ini, menurut analis, bukan lagi perselisihan bisnis biasa, melainkan cerminan perang dagang teknologi yang meluas antara AS dan China. Langkah Belanda mengambil alih Nexperia sejalan dengan tekanan Washington yang memasukkan Wingtech dalam daftar hitam, sehingga Eropa kini terjebak di tengah pusaran geopolitik, katanya.

Para produsen besar seperti Stellantis dan Mercedes-Benz kini berlomba mencari solusi mitigasi risiko pasokan. Jika sengketa Nexperia tidak segera diselesaikan, industri otomotif Eropa yang sudah tertekan tarif dan penurunan permintaan EV dapat kembali lumpuh akibat krisis kekurangan chip.

Baca Juga :  Honda Civic FD Society Gelar Jambore Nasional Perdana di Semarang

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB