Pemilik toko perhiasan AS, Slater Jones, mengganti mata kanannya yang hilang dengan sebuah mata palsu berlian senilai $2 juta. Pria berusia 23 tahun itu memutuskan langkah ekstrem ini setelah kehilangan penglihatannya pada usia 17 tahun akibat infeksi parasit toksoplasmosis dan matanya terpaksa diangkat.
Sebagai desainer perhiasan, Jones ingin prostetiknya mencerminkan profesinya, sehingga ia menghubungi spesialis mata palsu John Imm di AS. Proses pembuatan mata palsu berlian ini memakan waktu enam minggu, menggunakan teknik pengecoran presisi agar berlian dua karat itu menempel aman di posisi pupil dan dapat bergerak sinkron dengan mata lainnya.
John Imm, yang berpengalaman 32 tahun, mengakui ini adalah proyek paling bernilai tinggi yang pernah ditanganinya. “Saya membuat sekitar 10.000 mata buatan, tetapi ini adalah mata yang paling berharga dalam hal bahan,” kata Imm pada 21 Oktober.
Pakar medis mengingatkan, penyisipan material asing seperti berlian ke dalam prostetik mata memerlukan pertimbangan biokompatibilitas yang cermat untuk menghindari iritasi jaringan lunak di rongga mata. Permukaan mata palsu harus sangat mengkilap dan berat ekstra berlian harus diperhitungkan agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan jangka panjang bagi pengguna, katanya.
Kisah Jones viral di media sosial, memicu kekaguman namun juga kekhawatiran akan keselamatannya. Jones mengaku tidak khawatir dan ingin mengubah kekurangannya menjadi karya seni. “Jika saya harus hidup dengan hal yang artifisial, saya ingin itu menjadi cantik. Saya kehilangan mata saya, tetapi itu membawa cahaya baru ke dalam hidup saya,” kata Jones.
Tindakan Jones ini dilihat sebagai langkah ekstrem yang menggabungkan kebutuhan medis prostetik dengan kemewahan perhiasan. Keputusannya mengubah kekurangan fisik menjadi sebuah pernyataan gaya pribadi yang unik mengaburkan batas antara pemulihan medis dan ekspresi gaya hidup mewah.






