China Usulkan Batas Akselerasi Mobil Tak Boleh Kurang dari 5 Detik

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 14 November 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Keamanan Publik China mengusulkan standar keselamatan nasional baru yang radikal, termasuk membatasi akselerasi mobil 0-100 km/jam tidak boleh kurang dari 5 detik. Rancangan proposal ini kini sedang dalam tahap uji publik, Kamis (13/11/2025).

Regulasi batas akselerasi ini diajukan untuk meminimalkan risiko keselamatan akibat mobil overcook, terutama di segmen mobil listrik (forte-electric) yang dikenal memiliki torsi instan. Rancangan ini juga mengusulkan teknologi anti-“salah injak pedal” untuk mobil listrik, yang otomatis membatasi daya jika pedal gas terdeteksi terinjak tiba-tiba saat mobil diam atau bergerak lambat.

Regulasi baru China ini juga mewajibkan EV memutus daya baterai tegangan tinggi secara otomatis jika terjadi perubahan kecepatan drastis (minimal 25 km/jam dalam 150 milidetik) atau saat airbag mengembang. Paket baterai EV juga harus memiliki saluran pelepasan tekanan yang aman dan tidak membahayakan kabin.

Baca Juga :  Hainan Tingkatkan Layanan Informasi untuk Mempermudah Perizinan Bagi Pengusaha Asing

Langkah China membatasi akselerasi mobil ini, menurut analis industri, adalah intervensi regulasi paling ketat yang pernah diusulkan untuk mengendalikan ‘perang torsi’ antar pabrikan EV. Pembatasan 0-100 km/jam minimal 5 detik ini secara efektif akan mengakhiri era hypercar jalan raya dan memaksa produsen China untuk memprioritaskan keamanan di atas sensasi kecepatan, katanya.

Rancangan ini turut menargetkan handle pintu tersembunyi yang kini populer, mewajibkan setiap pintu (kecuali belakang) memiliki mekanisme pembuka mekanis dari dalam dan luar. Pintu samping yang tidak terdampak tabrakan juga wajib terbuka otomatis saat airbag meledak atau saat baterai mengalami kegagalan panas.

Standar baru ini juga melarang penggunaan kaca film cermin dan mewajibkan transmisi cahaya minimal 70 persen di area kemudi. Regulasi ketat China ini, jika disahkan, akan menjadi cetak biru baru standar keselamatan EV global, memaksa produsen untuk menyeimbangkan inovasi teknologi dengan risiko keselamatan yang ditimbulkannya.

Baca Juga :  Pejabat AS Peringatkan Kanada Terkait Ancaman Ekspansi Otomotif China

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB