Hasil mengejutkan mewarnai Kualifikasi Piala Dunia 2026 Eropa pada Minggu (16/11/2025) dini hari, saat dua tim unggulan gagal meraih kemenangan. Timnas Belgia ditahan imbang 1-1 oleh tim peringkat 115 dunia, Kazakhstan, sementara Denmark secara mengecewakan ditahan Belarus 2-2 di kandang sendiri.
Belgia yang bertandang tanpa kekuatan penuh akibat absennya Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne, harus kebobolan terlebih dahulu oleh tuan rumah. Gol balasan Hans Vanaken di babak kedua tidak cukup, bahkan setelah Kazakhstan bermain dengan 10 orang sejak menit ke-79.
Nasib serupa dialami Denmark yang membuang peluang di kandang sendiri, meski melepaskan 34 tembakan ke gawang Belarus (peringkat 97). Hasil imbang 2-2 ini sangat disesali skuad asuhan Patrick Dorgu, karena di laga bersamaan rival utama mereka, Skotlandia, takluk 2-3 dari Yunani.
Hasil mengecewakan ini membuktikan bahwa peta kekuatan sepak bola Eropa kini semakin merata dan tidak lagi didominasi oleh nama-nama besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Absennya pemain kunci seperti De Bruyne bagi Belgia, menurut pengamat, terbukti fatal dan menunjukkan kedalaman skuad ‘Setan Merah’ belum cukup mumpuni untuk mengatasi perlawanan kolektif tim non-unggulan, katanya.
Hasil imbang 1-1 ini membuat Belgia gagal mengunci tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dan harus melakoni laga penentuan melawan Liechtenstein. Sementara itu, Denmark (11 poin) kini harus menjalani laga hidup-mati melawan Skotlandia (10 poin) di laga tandang pada 18 November untuk memperebutkan satu tiket Grup C.
Tertahannya Belgia dan Denmark oleh tim peringkat FIFA di luar 100 besar menjadi alarm keras bahwa Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak memberi ruang bagi kelengahan. Kejutan di Kazakhstan dan Kopenhagen ini membuktikan bahwa mentalitas tim ‘gurem’ telah berubah, siap menghukum tim besar mana pun yang tampil di bawah standar di panggung Eropa.






