FIFA terpaksa menghapus poster promosi Piala Dunia 2026 lama dan menggantinya dengan versi baru yang menyertakan Cristiano Ronaldo. Keputusan ini diambil FIFA pada 20 November 2025 setelah menerima gelombang kritik dan kontroversi di media sosial karena mengabaikan mega bintang asal Portugal itu.
Poster Piala Dunia 2026 yang lama hanya menampilkan Bruno Fernandes sebagai wakil Portugal, meski menampilkan ikon lain seperti Messi, Mbappe, dan Haaland. Ketidakpuasan publik memuncak di media sosial, di mana akun @Mundo_MadridCF mempertanyakan mengapa pemain terhebat dalam sejarah diabaikan.
FIFA merespons cepat dengan merilis poster baru yang memajang foto Ronaldo sedang merayakan golnya melawan Ghana di Piala Dunia 2022. Pemasukan Ronaldo di posisi tinggi poster Piala Dunia 2026 menunjukkan pengakuan FIFA bahwa kontroversi GOAT (Greatest Of All Time) masih mendikte pemasaran resmi mereka.
Kontroversi poster Piala Dunia 2026 ini, menurut pengamat pemasaran olahraga, adalah bukti nyata betapa rentannya organisasi sebesar FIFA terhadap tekanan basis penggemar di era digital. Keputusan FIFA untuk segera menarik poster lama dan membuat retraction menunjukkan bahwa nilai komersial Ronaldo sebagai ikon global masih terlalu besar untuk diabaikan secara sepihak, katanya.
Ronaldo (40) sendiri telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 yang akan menampilkan 48 tim di Amerika Utara akan menjadi yang terakhir baginya. Turnamen ini akan berlangsung di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Insiden poster Piala Dunia 2026 ini menunjukkan bahwa meskipun era Messi dan Ronaldo di lapangan semakin mendekati akhir, persaingan mereka di ranah branding dan sejarah masih berlangsung sengit. FIFA kini harus berhati-hati dalam menyeimbangkan antara mempromosikan wajah-wajah baru dengan menghormati warisan ikon yang masih memiliki pengaruh masif di media sosial.






