Paris Saint-Germain harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari Monaco di Stadion Louis II pada pekan ke-14 Ligue 1. Kekalahan ini tidak hanya memutus momentum PSG, tetapi juga membuat posisi mereka di puncak klasemen berada dalam ancaman serius. Monaco tampil lebih efektif, sementara PSG kesulitan menjaga akurasi permainan dan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di menit-menit akhir.
Sejak babak pertama dimulai, kedua tim memperlihatkan tempo tinggi dan saling menekan. PSG sebenarnya memiliki peluang lebih banyak melalui Fabian Ruiz, Vitinha, Khvicha Kvaratskhelia, hingga Lee Kang-in. Namun, seluruh upaya mereka berhasil dimentahkan oleh Lukas Hradecky yang tampil luar biasa di bawah mistar Monaco. Di sisi lain, Monaco sempat mengancam lewat sundulan Mohammed Salisu yang membentur tiang serta peluang yang dianulir karena offside.
Pertandingan berubah arah pada menit ke-68 ketika Aleksandr Golovin merobek lini pertahanan PSG dari sisi kiri. Ia mengirimkan bola matang kepada Takumi Minamino, yang mengontrol dengan paha sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke arah tiang jauh. Lucas Chevalier tidak mampu menjangkau bola, dan Monaco pun unggul 1-0 lewat gol ketiga Minamino musim ini.
Situasi semakin rumit bagi Monaco setelah Thilo Kehrer menerima kartu merah pada menit ke-80. Dengan bermain 10 orang, tim asuhan Adi Hütter harus bertahan dari gelombang serangan PSG. Tendangan bebas Joao Neves, percobaan voli Vitinha, serta beberapa serangan lain semuanya gagal menembus performa brilian Hradecky yang konsisten tampil sebagai tembok terakhir Monaco.
Momen lain yang mencuri perhatian adalah debut kandang Paul Pogba. Masuk menggantikan Minamino pada menit ke-86, Pogba menunjukkan sentuhan sederhana namun efektif selama sekitar 10 menit di lapangan. Ia menyentuh bola beberapa kali, memenangkan satu duel, dan berkontribusi dalam menjaga ritme permainan hingga pertandingan usai. Setelah laga, Pogba menghampiri para suporter dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang terus diberikan.
Pelatih PSG Luis Enrique mengakui timnya tampil buruk dan penuh kesalahan. Ia menilai kurangnya akurasi serta banyaknya kesalahan individu membuat PSG sulit memenangkan pertandingan melawan Monaco yang tampil solid dan disiplin. Warren Zaïre-Emery juga menegaskan bahwa Monaco bermain sangat kompak dan agresif, sementara PSG tidak cukup tajam memanfaatkan celah yang muncul di lini belakang lawan.
Kekalahan ini membuat PSG mengoleksi 30 poin dan hanya unggul dua angka dari Marseille yang masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Toulouse. Jika Marseille menang, posisi PSG di puncak klasemen akan hilang. Pada pekan berikutnya, PSG akan kembali tampil di Parc des Princes melawan Rennes, sementara Monaco siap melakoni laga tandang menghadapi Brest.






