Riset Ungkap: Mobil Listrik Lebih Irit di Dalam Kota, Justru Boros Saat Melaju di Jalan Tol

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Listrik

Mobil Listrik

Sejumlah penelitian terbaru kembali menegaskan bahwa efisiensi mobil listrik tidak selalu lebih unggul dalam semua kondisi. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mamarikas, Doulgeris, dan tim riset pada tahun 2022 menunjukkan bahwa kendaraan listrik (EV) paling hemat energi ketika digunakan di lingkungan perkotaan yang padat dan penuh jeda berhenti-jalan.

EV Lebih Efisien di Kota Berkat Regenerasi Energi

Dalam kondisi kemacetan atau lalu lintas perkotaan yang sering melambat, EV dapat bekerja sangat efisien. Hal ini disebabkan oleh dua faktor utama:

  1. Kemampuan regenerasi saat pengereman.
    Setiap kali kendaraan melakukan deselerasi atau pengereman, energi dapat dikonversi kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai.

  2. Konsumsi daya minimal saat berhenti.
    Mobil listrik hampir tidak menggunakan energi ketika tidak bergerak, berbeda dengan mobil bensin atau diesel yang tetap membakar bahan bakar saat idle.

Baca Juga :  Leapmotor Targetkan Penjualan 4 Juta Unit dan Ekspansi Produksi di Spanyol

Itulah sebabnya, dalam pengaturan kota yang penuh stop-and-go, konsumsi energi EV jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).

ICE Justru Lebih Boros Saat Macet

Hasil penelitian membuktikan bahwa ICE memiliki tuntutan energi lebih tinggi dalam kondisi kota. Saat berhenti dan kembali berakselerasi, mesin bensin dan diesel mengonsumsi bahan bakar dalam jumlah besar. Lebih jauh lagi, kendaraan ICE tidak memiliki kemampuan menambah energi kembali seperti EV.

Efisiensi Berbalik di Jalan Tol

Namun situasinya berubah drastis ketika kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi dan stabil, seperti di jalan tol. Pada kondisi tersebut, mobil ICE menjadi lebih hemat dibandingkan EV.

Studi mengungkapkan bahwa:

  • Mesin dan transmisi ICE bekerja paling efisien pada kecepatan konstan dan beban kerja stabil, sehingga konsumsi bahan bakarnya menurun.

  • EV membutuhkan lebih banyak energi pada kecepatan tinggi karena hambatan angin meningkat drastis seiring bertambahnya kecepatan.

  • Minim pengereman membuat regenerasi energi hampir tidak terjadi, sehingga EV tidak memiliki kesempatan untuk mengisi ulang energi seperti yang biasa terjadi di dalam kota.

Baca Juga :  Risiko Kebakaran, Mercedes-Benz Imbau Pemilik EQB Batasi Pengisian Baterai

Kombinasi faktor tersebut membuat mobil listrik cenderung lebih boros energi saat melaju lama di jalan tol.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB