Lexus kerap dikenal sebagai merek mobil mewah yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas, namun reputasinya dalam hal daya tahan juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejumlah model bahkan tercatat mampu menempuh jarak ekstrem hingga mendekati 1,6 juta kilometer, sebuah pencapaian yang jarang ditemui di segmen mobil premium.
Salah satu contoh paling ikonik adalah Lexus LS 400 keluaran 1996. Sedan mewah ini menjadi legenda di kalangan pecinta otomotif setelah berhasil melampaui angka satu juta mil dalam penggunaan jangka panjang. Mobil tersebut dibeli dalam kondisi bekas dengan jarak tempuh yang sudah sangat tinggi, namun tetap mampu diandalkan untuk perjalanan lintas negara selama bertahun-tahun.
Mesin V8 4.0 liter 1UZ-FE yang digunakan LS 400 dikenal sangat kuat, stabil, dan minim masalah serius apabila dirawat secara konsisten. Meski konsumsi bahan bakarnya tergolong besar menurut standar saat ini, ketahanan mesin dan kualitas rakitan membuat mobil ini tetap relevan sebagai simbol durabilitas Lexus.
Selain LS 400, Lexus CT200h juga menjadi bukti bahwa teknologi hibrida Lexus tidak hanya hemat bahan bakar, tetapi juga tahan lama. Hatchback hibrida ini berbagi dasar teknologi dengan Toyota Prius dan tercatat mampu mendekati jarak tempuh satu juta mil dalam kurun waktu sekitar satu dekade. Selama masa pakainya, perawatan utama yang dilakukan umumnya bersifat wajar, seperti penggantian baterai hibrida satu kali, komponen pendingin, serta bagian aus seperti rem dan ban. Tidak ditemukan kerusakan besar yang bersifat fatal, menunjukkan keandalan sistem hibrida Lexus dalam jangka panjang.
Kisah kedua model ini menegaskan bahwa mobil mewah tidak selalu identik dengan biaya tinggi dan usia pakai pendek. Dengan perawatan rutin dan penggunaan yang tepat, Lexus mampu menghadirkan kendaraan yang tidak hanya nyaman dan elegan, tetapi juga sanggup menemani pemiliknya hingga ratusan ribu bahkan jutaan kilometer perjalanan.






