Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 14 April 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VO2 Max Pemain Timnas Indonesia

VO2 Max Pemain Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru-baru ini kembali mengenang momen awal kedatangannya ke Tanah Air. Salah satu fakta yang paling mengejutkan adalah kualitas fisik para atlet saat itu. Beliau menyebutkan bahwa VO2 Max pemain Timnas Indonesia setara dengan anak sekolah dasar (SD) ketika ia pertama kali menjabat pada tahun 2020.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut. Menurut Shin Tae-yong, kemampuan paru-paru dan jantung pemain untuk menyerap oksigen sangatlah rendah. Akibatnya, para pemain seringkali sudah kelelahan sebelum pertandingan memasuki menit ke-60.

Tantangan Awal Shin Tae-yong di Tahun 2020

Saat pertama kali memimpin pemusatan latihan, Shin Tae-yong melihat adanya kesenjangan besar antara talenta teknik dan ketahanan fisik. Meskipun para pemain memiliki skill individu yang mumpuni, stamina mereka sangat jauh di bawah standar internasional.

Baca Juga :  Federasi Sepakbola Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

“Pada tahun 2020, saya sangat terkejut melihat data statistik fisik mereka. Angka VO2 Max pemain Timnas Indonesia saat itu benar-benar mengkhawatirkan,” ujar Shin Tae-yong. Ia bahkan tidak ragu mengibaratkan kondisi tersebut seperti tingkat kebugaran anak-anak sekolah.

Oleh karena itu, fokus utama sang pelatih selama dua tahun pertama bukan hanya pada taktik. Beliau justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk membangun fondasi fisik yang kokoh bagi Skuad Garuda.

Mengapa VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Sangat Penting?

Bagi seorang pemain sepak bola profesional, VO2 Max adalah indikator utama daya tahan. Selain itu, angka ini menentukan seberapa cepat seorang pemain bisa pulih setelah melakukan sprint berulang kali di lapangan.

Baca Juga :  Timnas Indonesia vs Irak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jadwal, Hasil, dan Prediksi

Jika VO2 Max pemain Timnas Indonesia rendah, maka strategi high-pressing yang diinginkan Shin Tae-yong mustahil dapat berjalan. Tanpa stamina yang stabil, konsentrasi pemain cenderung menurun drastis di akhir pertandingan. Fenomena ini seringkali menyebabkan gawang Indonesia kebobolan di menit-menit krusial pada masa lalu.

Langkah Drastis Transformasi Fisik

Untuk mengatasi masalah ini, Shin Tae-yong menerapkan pola latihan yang sangat keras dan disiplin tinggi. Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan:

  • Latihan Beban (Weight Training): Menguatkan otot dasar pemain agar tidak mudah goyah saat berduel fisik.

  • Pengaturan Pola Makan: Mengontrol nutrisi dengan ketat, termasuk melarang konsumsi gorengan bagi pemain.

  • Latihan Daya Tahan: Menambah porsi latihan lari dan interval intensitas tinggi.

Baca Juga :  Krisis Identitas Real Madrid, Transisi Galacticos Gagal Gantikan Era Kroos-Modric

Selain itu, ia juga aktif mencari pemain keturunan melalui program naturalisasi. Namun, pemain lokal pun dipaksa untuk mencapai level yang sama agar persaingan di dalam tim tetap kompetitif.

Hasil Nyata Transformasi Skuad Garuda

Perjuangan keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang manis pada tahun 2026 ini. Saat ini, rata-rata VO2 Max pemain Timnas Indonesia sudah jauh melampaui angka di tahun 2020. Timnas kini mampu tampil stabil selama 90 menit penuh melawan tim-tim besar Asia.

Peningkatan fisik ini menjadi modal utama kesuksesan Indonesia di berbagai ajang internasional. Sekarang, tidak ada lagi cerita pemain yang kehabisan napas di tengah laga. Sebaliknya, Skuad Garuda justru seringkali mencetak gol di menit-menit akhir berkat keunggulan stamina mereka.

Berita Terkait

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”
Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit
PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia
Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?
Beckham Putra Menggila di GBK: Brace ke Gawang St. Kitts & Nevis, Timnas Menang 4-0
Skuad 23 Pemain Timnas Indonesia Versi John Herdman untuk Hadapi St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Usai Libur Idulfitri, Andrew Jung Tancap Gas Latihan Lagi Jelang Lawan Semen Padang
Sisi Lain Kelolosan Como 1907 ke Liga Champions, Masalah Stadion hingga Ancaman FFP

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:36 WIB

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”

Selasa, 21 April 2026 - 09:10 WIB

Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit

Selasa, 14 April 2026 - 20:55 WIB

Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020

Minggu, 12 April 2026 - 10:53 WIB

PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:05 WIB

Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB