Bek kiri legendaris Spanyol, Jordi Alba, telah membuat pengumuman penting yang mengejutkan dunia sepak bola.
Mantan pemain andalan Barcelona ini memastikan bahwa ia akan mengakhiri seluruh karier profesionalnya pada penghujung musim Major League Soccer (MLS) 2025. Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era bagi salah satu bek sayap paling ikonik di generasinya.
Saat ini, Alba tercatat sebagai salah satu bintang di klub Inter Miami CF. Ia bergabung dengan tim Amerika Serikat tersebut pada tahun 2023, setelah memutuskan untuk meninggalkan klub masa kecilnya, Barcelona.
Di Inter Miami, ia kembali bereuni dengan mantan rekan setimnya yang juga legenda, Lionel Messi dan Sergio Busquets.
Pengumuman pensiun itu disampaikan Jordi Alba secara emosional melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia menyampaikan perasaannya terkait keputusan besar yang telah diambil.
Alba menyatakan bahwa keputusan pensiun ini diambilnya dengan perasaan yang campur aduk, namun didasari oleh “keyakinan, kedamaian, dan kebahagiaan”. Ia merasa bahwa ini adalah waktu yang paling tepat untuk menutup lembaran kariernya sebagai pemain sepak bola profesional.
Momen pensiun Alba akan secara resmi terjadi setelah musim MLS 2025 selesai. Jadwal pastinya masih bergantung pada performa Inter Miami di kompetisi. Kemungkinan besar, perpisahan ini akan terjadi pada rentang waktu November hingga Desember 2025, terutama jika klubnya berhasil melaju ke babak playoff dan bermain hingga akhir musim.
Keputusan untuk gantung sepatu ini sebenarnya sudah diawali Alba dengan langkah serupa di level internasional. Sebelumnya, Alba sudah mengumumkan pensiun dari tim nasional Spanyol pada tahun 2023, setelah perjalanan karier yang cemerlang bersama La Furia Roja.
Selama membela panji-panji timnas, Jordi Alba telah mencatatkan total 93 caps. Angka ini membuktikan dirinya sebagai pemain kunci dalam hampir satu dekade terakhir. Ia adalah bagian penting dari generasi emas Spanyol yang sukses merajai dunia.
Tentu saja, puncak karier seorang Jordi Alba tidak terlepas dari perannya yang tak tergantikan di Barcelona. Ia menghabiskan sebagian besar karier emasnya di Camp Nou.
Selama periode keemasannya bersama El Barca, Alba mengumpulkan koleksi gelar yang sangat mengesankan dan beragam. Trofi-trofi mayor yang pernah ia angkat mencakup gelar Liga Spanyol (La Liga), trofi bergengsi UEFA Champions League, dan beberapa gelar Copa del Rey.
Gaya bermainnya dikenal unik: seorang bek kiri dengan kecepatan luar biasa, crossing akurat, dan kemampuan membangun koneksi telepatis dengan Lionel Messi. Ia dikenal sebagai salah satu bek sayap paling ofensif dalam sejarah modern.
Walaupun periode bermainnya di Amerika Serikat singkat, Alba tetap berhasil memperkaya lemari trofi pribadinya. Bersama Inter Miami di MLS, ia berperan besar dalam memenangkan gelar Leagues Cup.
Ia juga membantu klubnya meraih trofi Supporters’ Shield. Trofi ini diberikan kepada tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di musim reguler MLS. Ini adalah penutup yang manis di luar tanah Spanyol.
Keputusan pensiun Alba di Inter Miami semakin menguatkan tren di sepak bola global. Semakin banyak pemain veteran Eropa memilih MLS sebagai pelabuhan terakhir mereka. Mereka membawa pengalaman, skill, dan tentunya, penggemar.
Pengumuman ini datang hanya beberapa bulan sebelum akhir musim MLS, memberikan waktu yang cukup bagi klub dan penggemar untuk memberikan penghormatan terakhir.
Musim 2025 kini akan menjadi ajang bagi para penggemar Inter Miami untuk menikmati penampilan terakhir dari bek legendaris ini di lapangan hijau.
Setelah pensiun, Alba diharapkan akan tetap berada di lingkungan sepak bola, mungkin dalam peran kepelatihan atau manajemen, mengingat kekayaan pengalamannya di level tertinggi. Dunia sepak bola akan merindukan overlap dan assist akuratnya dari sisi kiri lapangan.






