Oxford Pertahankan Takhta, Universitas Asia Mulai Menembus Peringkat Dunia 2026

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Oxford. Foto: Berita Amerika Serikat

Universitas Oxford. Foto: Berita Amerika Serikat

Dunia pendidikan tinggi kembali menegaskan peta persaingan globalnya. Dalam daftar terbaru Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, University of Oxford untuk ke-10 kalinya berturut-turut menduduki posisi teratas sebagai universitas terbaik di dunia, disusul Massachusetts Institute of Technology (MIT) di peringkat kedua.

Rilis resmi THE pada 9 Oktober 2025 menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Inggris masih mendominasi posisi 10 besar. Namun, pergeseran kecil pada beberapa universitas top menandakan kompetisi yang semakin ketat di antara lembaga pendidikan global.

Princeton University naik ke posisi tiga besar, sementara Harvard University turun ke peringkat kelima. Adapun University of Cambridge, Stanford University, dan Royal College London mencatat peningkatan performa di masing-masing kategorinya.

Baca Juga :  Ribuan Mahasiswa Serbia Demo Tuntut Kebebasan Akademik Usai Tragedi Stasiun Novi Sad

Di sisi lain, kebangkitan perguruan tinggi Asia mulai terasa. China berhasil menempatkan lima universitas di 40 besar dunia, naik dua posisi dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan India menyusul sebagai negara Asia dengan jumlah universitas terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

California Institute of Technology (Caltech), University of California, Berkeley, dan Yale University melengkapi daftar 10 besar yang tahun ini masih didominasi kampus-kampus riset kelas dunia.

THE menjelaskan bahwa pemeringkatan 2026 disusun berdasarkan 18 indikator penilaian yang dikelompokkan dalam lima pilar utama: kualitas penelitian (30%), pengajaran (29,5%), lingkungan penelitian (29%), internasionalisasi (7,5%), serta pendapatan dan paten (4%).

Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara reputasi akademik dan dampak riset di tingkat global.

Baca Juga :  Peringatan Global HAM Mendesak, Respons Terhadap Konflik dan Kemiskinan

Lebih dari 2.200 institusi pendidikan tinggi dari 115 negara dan wilayah disurvei dalam pemeringkatan kali ini. Dari Asia Tenggara, Vietnam mencatat kemajuan signifikan dengan 11 universitas masuk daftar, naik dua dibandingkan tahun lalu.

Peringkat tertinggi diraih oleh Universitas Ekonomi Ho Chi Minh City yang berada di rentang posisi 501–600 dunia.

THE menegaskan bahwa hasil ini mencerminkan transformasi pendidikan tinggi menuju inovasi dan kolaborasi global yang semakin terbuka. Lembaga-lembaga di Asia menunjukkan kapasitas akademik dan penelitian yang terus berkembang, menantang dominasi tradisional Barat dalam dunia pendidikan internasional.

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB