Mbappé Ungkap Gaya Hidup Madrid Lebih Santai dari Paris

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 10 Oktober 2025 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapten Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappé, membuka suara mengenai kehidupan barunya setelah pindah ke Spanyol. Bintang sepak bola dunia ini mengakui bahwa ia merasa jauh “lebih santai” di Madrid dibandingkan ketika ia masih tinggal dan bermain di Paris. Pernyataan tersebut tentu saja menarik perhatian, terutama mengingat statusnya sebagai salah satu atlet paling terkenal di dunia.

Komentar ini bukan dimaksudkan untuk menyerang negara asalnya, Prancis. Namun, Mbappé menjelaskan bahwa ia benar-benar telah beradaptasi dengan baik pada gaya hidup di ibu kota Spanyol. “Di Madrid, gaya hidupnya berbeda. Ini tidak sehiruk-pikuk dan sekacau di Paris,” ungkapnya, memberikan perbandingan jujur tentang perbedaan lingkungan di dua kota besar Eropa itu.

Pernyataan Mbappé ini muncul saat ia tengah bersiap untuk pertandingan krusial di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meskipun baru berpindah klub, ia memastikan bahwa kondisinya secara keseluruhan sangat baik.

Baca Juga :  Pemain Timnas Umroh Sebelum Bertanding Melawan Arab Saudi, Momen Spiritual di Ronde 4

Saat ini, fokus utamanya adalah membela panji Les Bleus di lapangan.

Mbappé juga tidak menampik adanya sedikit masalah fisik yang ia alami baru-baru ini. Ia mengungkapkan bahwa sempat ada masalah ringan pada pergelangan kaki kanan yang ia dapatkan saat bermain untuk Real Madrid pada akhir pekan sebelumnya.

Cedera kecil atau niggle ini terjadi saat ia beraksi di liga domestik bersama klub barunya.

Namun, pesepak bola berusia 26 tahun itu tetap optimistis. Ia tidak berpikir cedera itu akan menjadi masalah besar atau menghalangi partisipasinya dalam kualifikasi.

Ia yakin sepenuhnya bahwa Pelatih Prancis, Didier Deschamps, ingin melihatnya bermain. Keyakinan ini muncul dari komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi tim nasional. Ia merasa siap dan prima untuk diturunkan dalam pertandingan penting yang menanti.

Kehidupan yang lebih tenang di Madrid tampaknya memberikan energi positif bagi performa Mbappé. Ketenangan di luar lapangan seringkali berpengaruh signifikan pada konsentrasi dan kebugaran mental seorang atlet elit. Lingkungan yang kurang “hiruk pikuk” memungkinkan dia untuk fokus penuh pada karier dan latihan profesionalnya.

Baca Juga :  Dari Lapangan ke Lini Bisnis, Cara Ronaldo Bangun Kekaisaran Global

Dalam konteks kualifikasi Piala Dunia 2026, Prancis akan menghadapi Azerbaijan dalam laga mendatang. Meskipun Mbappé dan tim berada dalam kepercayaan diri tinggi, Pelatih Didier Deschamps memberikan peringatan penting.

Deschamps mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan kekuatan Azerbaijan. Dalam sepak bola, sikap meremehkan lawan bisa menjadi bumerang, terutama di ajang kualifikasi yang penuh kejutan.

Peringatan dari Deschamps ini menunjukkan pendekatan pragmatis sang pelatih. Ia memastikan bahwa meskipun timnya memiliki kualitas bintang seperti Kylian Mbappé, kesuksesan hanya bisa diraih dengan kerja keras dan kewaspadaan penuh.

Perbedaan atmosfer antara Paris dan Madrid yang diutarakan Mbappé mungkin berkaitan dengan tingkat sorotan media dan tuntutan publik. Di Paris, ia adalah superstar lokal yang berada di bawah pengawasan intensif setiap saat. Di Madrid, meskipun masih menjadi bintang besar, lingkungan sekitarnya mungkin menawarkan lapisan privasi yang lebih baik.

Baca Juga :  Menang atas Newcastle, Manchester United Tempel Ketat Chelsea di Klasemen Liga Inggris

Fakta bahwa ia cepat beradaptasi di Real Madrid dan merasa lebih santai menjadi kabar baik bagi penggemar Prancis dan klub barunya. Keseimbangan hidup adalah kunci bagi atlet yang beroperasi di level tertinggi.

Terlepas dari perbandingan gaya hidup, Mbappé tetap berkomitmen penuh untuk memimpin Les Bleus dalam perburuan tiket menuju Piala Dunia 2026. Laga melawan Azerbaijan menjadi ujian selanjutnya bagi Prancis.

Maka, meskipun merasa lebih rileks, Mbappé tetap memastikan ia dalam kondisi prima. Ia siap menghadapi tantangan di lapangan, meski sang pelatih sudah memperingatkan adanya potensi bahaya dari tim lawan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Berita Terkait

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”
Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit
Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020
PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia
Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?
Beckham Putra Menggila di GBK: Brace ke Gawang St. Kitts & Nevis, Timnas Menang 4-0
Skuad 23 Pemain Timnas Indonesia Versi John Herdman untuk Hadapi St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Usai Libur Idulfitri, Andrew Jung Tancap Gas Latihan Lagi Jelang Lawan Semen Padang

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:36 WIB

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”

Selasa, 21 April 2026 - 09:10 WIB

Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit

Selasa, 14 April 2026 - 20:55 WIB

Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020

Minggu, 12 April 2026 - 10:53 WIB

PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:05 WIB

Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB