Trump Ancam Keluarkan Spanyol dari NATO, Tegaskan Sikap Keras soal Komitmen Pertahanan

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump (AP)

Donald Trump (AP)

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan diplomatik setelah menyatakan bahwa ia akan “memecat Spanyol dari NATO” jika negara tersebut tidak memenuhi kewajiban pendanaan pertahanan.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara televisi yang menyoroti kebijakan luar negeri Trump jika kembali berkuasa.

Trump menuding beberapa negara anggota NATO, termasuk Spanyol, tidak berkontribusi cukup besar terhadap anggaran pertahanan aliansi, dan menegaskan bahwa AS tidak akan terus “menanggung beban” bagi sekutu yang dianggap pasif.

“Jika mereka tidak membayar bagian mereka, maka mereka keluar. Amerika tidak akan terus melindungi negara yang tidak mau membayar perlindungan itu,” ujar Trump dengan nada tegas.

Ancaman ini segera memicu reaksi keras dari berbagai kalangan diplomatik Eropa.
Beberapa analis menilai pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan transaksional Trump terhadap keamanan global, di mana komitmen strategis jangka panjang sering kali dipandang dari sisi keuntungan ekonomi jangka pendek.

Baca Juga :  Prabowo dan PM Inggris Sepakati Kemitraan Strategis, Fokus Maritim dan Pendidikan

Sementara pihak NATO di Brussels menolak berkomentar langsung, sumber internal menyebut bahwa Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg telah menghubungi perwakilan Spanyol untuk memastikan stabilitas hubungan di tengah situasi sensitif ini.

Spanyol sendiri merupakan anggota aktif NATO sejak 1982 dan saat ini menempatkan pasukan di berbagai misi aliansi, termasuk di Eropa Timur.

Pemerintah Spanyol menyatakan bahwa negaranya tetap berkomitmen terhadap kerja sama pertahanan bersama. “Spanyol adalah bagian penting dari keamanan kolektif Eropa dan kami akan terus mematuhi kewajiban kami,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Spanyol.

Pernyataan Trump datang menjelang pemilihan presiden AS 2026, di mana isu kebijakan luar negeri dan posisi Amerika di NATO kembali menjadi bahan perdebatan utama.

Baca Juga :  NATO Peringatkan Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Militer Rusia

Selama masa kepresidenannya (2017–2021), Trump kerap mengkritik anggota NATO karena dianggap tidak menanggung biaya pertahanan sesuai kesepakatan 2% dari PDB.

Meskipun ancamannya terhadap Spanyol dinilai berlebihan oleh sebagian pengamat, langkah tersebut memperlihatkan konsistensi retorika Trump yang ingin menempatkan kepentingan domestik AS di atas kerja sama multilateral.

Para diplomat Eropa kini menilai, jika Trump benar-benar kembali ke Gedung Putih, hubungan transatlantik dapat menghadapi periode ketidakpastian baru yang berpotensi menguji kekompakan NATO.

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB