Amir Qatar Serukan Doa Minta Hujan Nasional

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 13 November 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amir Qatar Serukan Doa Minta Hujan Nasional

Amir Qatar Serukan Doa Minta Hujan Nasional

Kondisi kering yang berkepanjangan mendorong langkah luar biasa dari pemerintah Qatar. Di tengah kekeringan yang berkelanjutan, Amir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, mengeluarkan seruan untuk Doa Istisqa, atau doa memohon hujan.

Amir Tamim bin Hamad Al Thani secara resmi menyerukan agar doa nasional ini dilaksanakan pada hari Senin, 13 November 2023.

Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap kekurangan curah hujan yang signifikan di negara tersebut. Kekeringan di Qatar telah menjadi perhatian serius, memengaruhi berbagai aspek kehidupan dan lingkungan.

Doa meminta hujan ini merupakan praktik Islam yang dilakukan secara kolektif oleh umat Muslim. Tujuannya adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang sangat dibutuhkan.

Keputusan Syekh Tamim bin Hamad Al Thani ini menggarisbawahi pentingnya peran spiritual dan tradisi dalam menghadapi tantangan alam di Qatar.

Pelaksanaan Doa Istisqa ini rencananya akan dilakukan di musala di seluruh penjuru negara. Musala-musala ini telah ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan sholat berjamaah tersebut.

Baca Juga :  Trump dan Zelenskyy Bahas 20 Poin Rencana Damai Ukraina di Florida

Pemerintah Qatar berharap agar seluruh warga negara dan penduduk Muslim dapat turut serta dalam ibadah kolektif ini. Partisipasi penuh diharapkan demi terkabulnya permohonan mereka akan hujan.

Tanggal 13 November ditetapkan sebagai hari pelaksanaan doa tersebut.

Tradisi Doa Istisqa memiliki akar kuat dalam ajaran Islam dan sering dilakukan di banyak negara mayoritas Muslim ketika menghadapi periode kekeringan. Praktik ini menunjukkan ketergantungan manusia kepada Sang Pencipta dalam urusan alamiah.

Seruan ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat Qatar akan pentingnya pemeliharaan lingkungan dan sumber daya air.

Negara Teluk yang dikenal kaya akan sumber daya alam ini tetap rentan terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Kekurangan air hujan menjadi salah satu isu krusial yang mereka hadapi. Pernyataan resmi dari Amiri Diwan, kantor pemerintahan Amir, telah mengonfirmasi penetapan tanggal 13 November 2023 sebagai waktu pelaksanaan Doa Istisqa.

Semua persiapan logistik di seluruh musala telah dimulai untuk memastikan kelancaran acara tersebut.

Amir Tamim bin Hamad Al Thani dikenal sebagai pemimpin yang sangat menjunjung tinggi tradisi dan nilai-nilai Islam. Keputusannya ini mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan di Qatar.

Baca Juga :  Jepang Diguncang Gempa 6,8 Magnitudo, Peringatan Tsunami Dibatalkan

Langkah spiritual ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik secara mental bagi warga maupun secara nyata dalam kondisi cuaca.

Pengumuman ini juga menjadi sorotan media internasional yang melaporkan tentang cara unik Qatar dalam menangani masalah kekeringan. Fokus utama adalah pada pelaksanaan doa nasional yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Doa meminta hujan, atau Istisqa, adalah sholat sunnah yang dianjurkan. Pelaksanaannya biasanya melibatkan khotbah yang mengingatkan umat untuk bertaubat dan memohon ampunan.

Para ulama di Qatar juga telah memberikan panduan terkait tata cara pelaksanaan sholat ini, memastikan semua dilakukan sesuai syariat. Mereka menekankan pentingnya kekhusyukan dan keikhlasan dalam bermunajat.

Kekeringan yang melanda Qatar beberapa waktu terakhir memang memicu kekhawatiran.

Meski Qatar memiliki teknologi desalinasi air laut yang canggih, peran air hujan tetap vital, terutama untuk lingkungan alami dan ekosistem lokal. Air hujan memiliki kualitas yang berbeda dan peran yang tidak tergantikan dalam siklus hidrologi.

Baca Juga :  Perdana Menteri Australia Anthony Albanese Resmi Menikah dengan Jodie Haydon di Canberra

Seruan ini merupakan yang pertama kalinya dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kekeringan sudah mencapai taraf yang patut direspons serius.

Masyarakat Muslim di Qatar diajak untuk melakukan introspeksi diri selama menjalani ibadah ini. Ini adalah momen untuk memohon rahmat dan berkah dari Allah SWT. Amir Tamim berharap dengan dilaksanakan sholat dan doa kolektif ini, kesulitan kekeringan dapat segera teratasi. Fokus utamanya adalah keberhasilan sholat Istisqa dalam mendatangkan hujan yang membawa manfaat.

Pelaksanaan sholat akan dilakukan secara berjamaah.

Langkah ini menunjukkan bahwa Qatar, meskipun modern dan maju, tetap berpegangan teguh pada keyakinan spiritual sebagai solusi utama saat menghadapi krisis alam.

Pelaksanaan sholat Istisqa nasional di musala-musala adalah manifestasi persatuan umat dalam menghadapi cobaan. Seluruh penduduk Muslim di Qatar akan berkumpul memanjatkan doa yang sama. Keberangkatan Doa Istisqa di Qatar pada 13 November ini menjadi peristiwa penting.

 

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB