Chelsea gagal memetik poin penuh pada laga penentuan Grup Liga Champions setelah takluk 1-2 dari Atalanta di Bergamo pada 9 Desember 2025. Meski sempat unggul lebih dulu melalui Joao Pedro, The Blues tak mampu mempertahankan ritme permainan dan akhirnya harus pulang tanpa poin.
Baik Atalanta maupun Chelsea memasuki pertandingan dengan jumlah poin sama masing-masing 10 dari lima laga awal. Atalanta berada dalam tren positif setelah meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Chelsea datang dengan performa yang masih inkonsisten.
Chelsea Unggul Lebih Dulu, Atalanta Menyusul Balik
Chelsea membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Joao Pedro yang menerima umpan Reece James. Gol ini sempat dianulir hakim garis, namun VAR memastikan Pedro berada dalam posisi onside. Itu menjadi gol pertama Pedro di Liga Champions musim ini.
Setelah tertinggal, Atalanta mencoba membangun permainan dengan lebih agresif. Namun, hingga turun minum, mereka gagal menemukan peluang matang untuk membalas. Chelsea menutup paruh pertama dengan keunggulan dan kontrol permainan yang relatif stabil.
Memasuki babak kedua, dinamika berubah cepat. Atalanta menyamakan kedudukan melalui Gianluca Scamacca pada menit ke-55 setelah menerima umpan matang dari Charles De Ketelaere. Gol ini memicu perubahan momentum bagi tuan rumah.
Chelsea sempat mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi, tetapi pertahanan Atalanta tampil disiplin. Pada menit ke-83, De Ketelaere menjadi penentu kemenangan setelah melakukan aksi individu dari lini tengah sebelum menuntaskan peluang dengan tembakan yang sempat mengenai Marc Cucurella sehingga gagal diantisipasi kiper Robert Sánchez.
Atalanta Naik ke Posisi 3, Chelsea Terancam Play-off
Kemenangan ini mengangkat Atalanta ke posisi ketiga klasemen grup dengan 13 poin, hanya terpaut dua angka dari Bayern dan Arsenal. Performa Eropa Atalanta kembali menjadi sorotan karena tampil jauh lebih konsisten dibandingkan catatan mereka di liga domestik.
Sebaliknya, hasil ini menambah tekanan bagi Chelsea. Tim asuhan Enzo Maresca kini berada di posisi ke-11 dan berpotensi harus menjalani babak play-off pada Februari untuk mengejar tiket ke 16 besar. Penampilan yang kurang stabil di laga tandang — dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam sepekan — menjadi perhatian utama jelang fase gugur.






