Dunia lelang otomotif bersiap menyambut salah satu mobil paling berharga dalam sejarah, yakni Ferrari 250 GTO tahun 1962 dengan nomor sasis 3729GT. Mobil ini diprediksi akan mencetak rekor harga fantastis hingga $70 juta (sekitar Rp1,1 triliun) saat naik meja lelang di acara Mecum Auctions di Kissimmee, Florida, pada Januari mendatang.
Apa yang membuat unit ini begitu istimewa dibandingkan 39 unit 250 GTO lainnya adalah warna catnya yang legendaris: “Special White”.
Warna ini menjadikannya satu-satunya unit yang dikirim langsung oleh Ferrari dari pabrik dengan balutan warna putih, sesuai permintaan khusus pemilik pertamanya, John Coombs, seorang pembalap dan pemilik tim balap tersohor asal Inggris.
Keunikan mobil ini tidak hanya terletak pada estetika warnanya yang langka. Secara visual, Ferrari 250 GTO ini masih mempertahankan detail kompetisi asli, seperti lubang udara pada kap mesin, intake tambahan, dan sistem ventilasi kokpit yang fungsional.
Hal ini menandakan bahwa kendaraan ini bukan sekadar pajangan koleksi, melainkan sebuah mesin balap murni yang pernah merajai lintasan. Di balik kap mesinnya, tertanam mesin V12 Type 168/62 berkapasitas 3.0L yang mampu menyemburkan tenaga 300 hp.
Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan, sebuah konfigurasi yang dianggap sebagai puncak teknologi otomotif pada masanya.
Sejarah balap yang menyertai sasis 3729GT ini pun sangat luar biasa.
Mobil ini pernah dikemudikan oleh deretan pembalap legendaris seperti Graham Hill, Jack Sears, hingga Richie Ginther. Prestasi gemilangnya mencakup posisi kedua dua kali berturut-turut dalam turnamen RAC Tourist Trophy tahun 1962 dan 1963, yang berkontribusi langsung pada gelar juara dunia bagi Ferrari.
Bahkan, sejarah mencatat bahwa Jaguar pernah meminjam unit ini untuk melakukan studi banding teknis terhadap model E-Type mereka, sebuah pengakuan nyata atas keunggulan teknik Ferrari 250 GTO di atas kompetitornya.
Satu hal yang membuat nilainya meroket adalah tingkat orisinalitasnya yang luar biasa. Selama puluhan tahun berpindah tangan di antara kolektor elit, mobil ini tidak pernah menjalani restorasi besar atau renovasi total. Perawatan yang dilakukan hanya sebatas pemeliharaan rutin untuk menjaga performanya tetap prima.
Dengan sertifikasi “Red Book” dari Ferrari Classiche, keaslian setiap baut dan komponennya telah terjamin secara resmi. Kombinasi antara warna putih tunggal di dunia, sejarah balap yang cemerlang, dan kondisi yang nyaris asli membuat mobil ini menjadi “cawan suci” bagi para kolektor otomotif kelas berat.






