Frustrasi Kobbie Mainoo akibat minimnya waktu bermain di Manchester United musim ini membuka peluang transfer besar bagi Napoli. Raksasa Italia itu dilaporkan siap mengajukan tawaran pinjaman pada Januari, disertai opsi pembelian permanen senilai lebih dari £50 juta.
Gelandang muda Inggris itu dikabarkan kecewa setelah pelatih Ruben Amorim gagal memenuhi janji waktu bermain yang lebih reguler. Mainoo baru tampil 268 menit di semua kompetisi, terdepak dari skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel, dan kini khawatir kehilangan peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Menurut Gazetta, Napoli siap membayar seluruh gaji Mainoo selama masa pinjaman dan menyertakan klausul pembelian £50 juta untuk musim panas 2026. Tawaran itu juga mencakup komisi penjualan di masa depan untuk Manchester United, sebuah langkah yang dirancang untuk melunakkan sikap Setan Merah.
Langkah Napoli ini menunjukkan pergeseran strategi transfer yang kini lebih berani membidik talenta ‘terbuang’ dari klub besar, memanfaatkan frustrasi pemain sebagai momentum negosiasi. Situasi Kobbie Mainoo di Manchester United, menurut pengamat transfer, adalah preseden klasik di mana aset berharga klub bisa lepas akibat kegagalan manajerial dalam memenuhi rotasi skuad yang dijanjikan, katanya.
Napoli, yang melihat Mainoo sebagai pengganti ideal Kevin De Bruyne yang cedera, sejatinya sudah mencoba meminjam sang pemain musim panas lalu namun ditolak. Kini situasinya berbeda, dan sejumlah klub top Eropa lainnya, termasuk Real Madrid, Aston Villa, dan Newcastle, juga dilaporkan memantau ketat situasi Kobbie Mainoo.
Frustrasi Kobbie Mainoo di Manchester United menjadi dilema klasik bagi klub pengembang talenta yang sarat bintang di skuad utamanya. Penolakan transfer di musim panas kini berisiko menjadi bumerang, memaksa Manchester United memilih antara mempertahankan aset yang tidak bahagia atau merelakannya pergi dengan keuntungan finansial yang signifikan.






