Nama besar Jackie Chan kembali jadi perbincangan publik, namun kali ini bukan karena karya filmnya. Aktor legendaris itu menuai kritik keras setelah sebuah klip yang direkam saat konser di Makau pada 29 September beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, Chan terlihat mengenakan setelan abu-abu, duduk di sebelah penyanyi Dung To Nhi yang tampil elegan dengan gaun hijau. Awalnya ia hanya meletakkan tangan di belakang kursi, namun kemudian diduga menyentuh bahu dan menepuk punggung sang penyanyi. Momen singkat itu sontak memicu reaksi penonton.
Yang Shucheng, manajer sekaligus pengarah Dung To Nhi yang duduk di dekat mereka, terlihat segera mengganti posisi kursi untuk melindungi artisnya. Aksi cepat itu menambah sorotan publik, seolah mengonfirmasi adanya situasi tak nyaman yang dialami penyanyi tersebut.
Komentar warganet pun langsung membludak. Sebagian besar menyebut tindakan Chan sebagai pelecehan, bahkan menyayangkan sikap seorang bintang senior terhadap rekan wanitanya. “Ini bentuk pelecehan, meski dia selebritas besar,” tulis salah satu komentar yang viral.
Namun tidak semua sepakat. Ada pula yang menilai peristiwa itu hanya salah paham. Menurut sejumlah netizen, momen tersebut sebenarnya bagian dari interaksi hangat antara dua seniman lama yang sudah saling mengenal. Mereka berpendapat publik terlalu cepat menghakimi tanpa memahami konteks utuh.
Beberapa saksi di lokasi juga menjelaskan bahwa posisi duduk sempat berubah-ubah. Awalnya, Dung To Nhi bertukar kursi dengan rekannya demi berfoto bersama artis lain. Setelah sesi foto selesai, ia kembali ke tempat semula. Dalam momen itulah Chan terlihat melakukan kontak singkat yang memicu kontroversi.
Dung To Nhi sendiri akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa Jackie Chan adalah sosok yang sudah lama dikenalnya, dan selama ini selalu bersikap sopan. Pernyataan itu seolah ingin meredam tuduhan yang semakin meluas di dunia maya.
Meski begitu, polemik tak mereda. Potongan video yang terus beredar membuat sebagian publik tetap yakin bahwa Chan telah melakukan tindakan yang tidak pantas. Perdebatan pun terbelah antara mereka yang mengecam dan mereka yang menganggap isu ini berlebihan.
Kontroversi ini menambah panjang daftar peristiwa publik figur yang terjerat masalah etika dalam interaksi sosial. Terlepas dari kebenaran di balik video tersebut, kasus ini menunjukkan bagaimana cepatnya opini publik terbentuk hanya dari sebuah potongan klip singkat.






