Kebakaran Rinjani Meluas 10 Hektar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar duka kembali menyelimuti salah satu kawasan konservasi paling ikonik di Indonesia, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Kebakaran lahan kembali terjadi di area ini, menghanguskan vegetasi permukaan yang berharga. Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya ekosistem pegunungan terhadap ancaman api, terutama saat kondisi lingkungan sedang kering.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengonfirmasi bahwa luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Kebakaran ini berlokasi di wilayah Gelogor Paok, yang masuk dalam administratif Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Laporan mengenai kemunculan api diterima pada Kamis (16/10) sore. Petugas Resor Sembalun mendapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 15.45 WITA, yang melihat adanya kepulan asap. Respons cepat kemudian diambil untuk memverifikasi laporan.

Setelah melakukan pemantauan jarak jauh, petugas memastikan keberadaan titik panas atau hotspot di kawasan tersebut.

BTNGR segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meluncurkan operasi pemadaman, mengingat risiko api yang dapat menjalar lebih luas.

Kebakaran ini tergolong sebagai kebakaran permukaan. Artinya, api membakar lapisan atas tanah, yang sebagian besar terdiri dari semak-semak, rumput kering, perdu, dan tumpukan dedaunan. Jenis kebakaran ini menyebar cepat tetapi relatif lebih mudah dikendalikan dibandingkan kebakaran tanah atau tajuk.

Baca Juga :  Sinopsis Kaisar Cantik Juga Suka Aku, Plot Lengkap Drama China Perjalanan Waktu Teddy ke Dinasti Kalyana

Namun, kondisi geografis dan meteorologis di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani menjadi tantangan besar. Medan yang curam dan kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat meluas ke area sekitarnya. Hal ini mempersulit pergerakan tim dan mempercepat konsumsi material kering oleh api.

Vegetasi yang terbakar di lokasi kejadian meliputi berbagai jenis pohon dan semak lokal. Jenis vegetasi seperti pohon bakbakkan, cemara gunung, saropan, dan acacia decurrens turut menjadi bahan bakar yang memperparah laju perambatan api. Kerusakan ekosistem di kawasan konservasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran serius.

Untuk menangani situasi darurat ini, sebuah tim gabungan segera dibentuk dan dikerahkan. Tim ini terdiri dari sekitar 20 personel, melibatkan unsur-unsur dari BTNGR, Koramil, Polsek, Pos Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan), Masyarakat Peduli Api (MPA), Mitra Menjaga Padang (MMP), serta sejumlah mahasiswa relawan.

Tim tanggap darurat bergerak cepat menuju lokasi pada Kamis malam sekitar pukul 18.00 WITA. Mereka membawa berbagai peralatan penting untuk upaya pemadaman. Perlengkapan yang dibawa termasuk racun api, pompa punggung, dan alat manual seperti parang, cangkul, dan sekop.

Selain itu, satu unit mobil tangki air dari Pos Damkarmat Kecamatan Sembalun juga dikerahkan. Upaya pengendalian api dilakukan secara intensif segera setelah tim tiba di lokasi yang sulit dijangkau tersebut.

Baca Juga :  Sinopsis Penyesalan di Atas Awan Drama China, Penyamaran Anisa dan Kehancuran Rendy Sang Direktur Gadungan

Berkat sinergi dan kerja keras tim gabungan, api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 19.00 WITA. Meskipun upaya pemadaman di tengah malam penuh tantangan, kesigapan para petugas membuahkan hasil signifikan.

Meski demikian, tugas belum sepenuhnya berakhir. Pada Jumat (17/10) pagi, Kepala Balai TNGR mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi asap ataupun titik panas (hotspot) yang terpantau di lokasi Gelogor Paok.

Untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyala kembali, tim akan melanjutkan operasi moping up. Rencana tim moping up adalah melakukan patroli dan pengecekan lanjutan secara menyeluruh. Hal ini sangat penting untuk mencegah risiko kebakaran berulang (recurrent fire), terutama mengingat material kering yang melimpah di musim kemarau.

Kejadian kebakaran lahan ini menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama pengunjung dan masyarakat sekitar, mengenai pentingnya menjaga kelestarian TN Gunung Rinjani. Kepala Balai TNGR secara khusus mengimbau agar semua pihak tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyebab pasti dari kebakaran di Gunung Rinjani ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Gaya Provokatif Jennie BLACKPINK di Photoshoot Baru Tuai Kontroversi

Namun, pengalaman menunjukkan bahwa sebagian besar karhutla di kawasan pegunungan sering dipicu oleh faktor manusia, seperti kelalaian membuang puntung rokok atau praktik pembakaran lahan yang tidak terkontrol.

Musim kemarau yang panjang dan cuaca yang sangat panas beberapa waktu terakhir turut meningkatkan kerentanan kawasan hutan terhadap bencana ini. Kondisi panas ekstrem memicu kekeringan parah pada rumput dan semak, menjadikannya bahan bakar yang sangat mudah terbakar.

Perlu adanya peningkatan patroli dan pengawasan di seluruh wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani. Peningkatan kesiapsiagaan ini wajib dilakukan, khususnya di jalur-jalur pendakian dan kawasan terbuka yang sering menjadi hotspot alami.

Insiden ini menegaskan bahwa kerja sama antarlembaga—pemerintah, militer, kepolisian, dan masyarakat lokal—adalah kunci utama dalam mitigasi bencana alam. Kecepatan respons tim gabungan dalam menanggapi laporan dan memobilisasi sumber daya patut diapresiasi, mencegah luasan kebakaran menjadi lebih besar.

Upaya konservasi di TNGR bukan hanya tugas BTNGR, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk melindungi kekayaan alam Nusa Tenggara Barat. Kelestarian kawasan Gunung Rinjani yang dikenal dengan Danau Segara Anaknya dan panorama puncaknya yang memukau harus dijaga demi kepentingan ekologi dan pariwisata berkelanjutan di masa depan.

Berita Terkait

Sinopsis Memberantas Pembullyan Drama China, Amarah Sang Pewaris Geng di Koridor Kampus
Sinopsis Netflix Crunchyroll Terbaru, Panduan Nonton 10 Anime Seru
Sinopsis Netflix Pengepungan di Bukit Duri, Thriller Aksi 2025
Sinopsis Cinta Palsu Hancurkan Kita Drama China, Pembalasan Elegan sang Desainer Dunia
Sinopsis Permainan Hasrat Khusus Sang CEO, Obsesi Gelap dan Pembalasan Dendam Sang Konglomerat
Sinopsis Putri Kelinci Sang Raja Singa, Rahasia Kelam di Balik Takhta Sang Predator
Sinopsis Rahasia Miliarder di Balik Wajah Biasa Drama China, Penyamaran Sang Pewaris Takhta Konglomerat
Sinopsis Raja Tinju di Balik Gerobak Drama China, Sang Legenda yang Menyamar Demi Putri Tercinta
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Sinopsis Memberantas Pembullyan Drama China, Amarah Sang Pewaris Geng di Koridor Kampus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:28 WIB

Sinopsis Netflix Crunchyroll Terbaru, Panduan Nonton 10 Anime Seru

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Sinopsis Cinta Palsu Hancurkan Kita Drama China, Pembalasan Elegan sang Desainer Dunia

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Sinopsis Permainan Hasrat Khusus Sang CEO, Obsesi Gelap dan Pembalasan Dendam Sang Konglomerat

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Sinopsis Putri Kelinci Sang Raja Singa, Rahasia Kelam di Balik Takhta Sang Predator

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB