Keselamatan Jadi Prioritas, China Hentikan Penggunaan Pegangan Pintu Mobil Listrik Mulai 2027

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah China mengambil langkah tegas di sektor otomotif dengan berencana melarang penggunaan pegangan pintu mobil tersembunyi yang dikendalikan listrik mulai tahun 2027. Kebijakan ini diterapkan menyusul serangkaian kecelakaan fatal yang menunjukkan risiko keselamatan dari desain pintu tanpa mekanisme manual.

Aturan tersebut mengharuskan setiap kendaraan memiliki pegangan pintu internal dan eksternal dengan sistem pembukaan mekanis. Dengan demikian, pintu kendaraan tetap dapat dibuka meskipun terjadi kegagalan listrik, kerusakan parah akibat tabrakan, atau kondisi darurat lainnya.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) mulai memasukkan ketentuan ini dalam rancangan standar keselamatan kendaraan sejak Desember 2025. Regulasi ini akan berlaku untuk seluruh mobil penumpang dengan bobot di bawah 3,5 ton.

Baca Juga :  Toyota Corolla Altis Versi China Tampil Lebih Panjang dan Modern, Ini Perbedaannya

Langkah ini diambil setelah banyak laporan kecelakaan menunjukkan bahwa penumpang maupun tim penyelamat kesulitan membuka pintu mobil akibat pegangan pintu yang sepenuhnya bergantung pada sistem listrik. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut memperparah dampak kecelakaan dan menghambat proses evakuasi.

Pegangan pintu tersembunyi berbasis listrik selama ini banyak digunakan produsen mobil global seperti Tesla, BMW, Mercedes-Benz, Land Rover, serta merek asal China seperti BYD dan Xiaomi, terutama pada kendaraan listrik modern.

Desain ini populer karena dianggap meningkatkan aerodinamika kendaraan serta memberikan tampilan futuristik. Namun, manfaat tersebut kini dinilai tidak sebanding dengan risiko keselamatan yang ditimbulkan.

Sejumlah kajian menyebutkan bahwa penggunaan pegangan pintu tersembunyi hanya mampu menurunkan koefisien hambatan udara sekitar 0,005 hingga 0,01. Efeknya terhadap efisiensi energi relatif kecil, yakni sekitar 0,6 kWh per 100 kilometer, angka yang dianggap tidak signifikan dibandingkan potensi bahaya saat terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  China Kerahkan 100 Kapal Militer ke Laut China Timur, Ketegangan Memanas

Selain itu, keluhan pengguna juga meningkat sejak 2024, terutama terkait masalah pintu yang sulit dibuka dalam kondisi cuaca dingin atau saat sistem elektronik bermasalah.

Sebagai eksportir mobil terbesar di dunia, kebijakan China ini diperkirakan akan berdampak luas terhadap industri otomotif global. Produsen mobil yang menjadikan China sebagai pasar utama kemungkinan harus menyesuaikan desain kendaraan secara global, termasuk untuk pasar ekspor.

Pabrikan otomotif Barat yang beroperasi di China juga diprediksi akan menghadapi tantangan dalam menyesuaikan standar keselamatan, desain produk, dan biaya produksi agar tetap kompetitif sekaligus mematuhi regulasi baru.

Larangan pegangan pintu tersembunyi ini menjadi sinyal kuat bahwa tren desain futuristik dan efisiensi aerodinamika tidak boleh mengorbankan keselamatan pengguna kendaraan. China menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam pengembangan teknologi otomotif masa depan.

Baca Juga :  Tesla Rilis Model 3 Standard Versi Murah di Eropa untuk Hambat Penurunan Penjualan

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB