Manchester City kembali menunjukkan konsistensi mereka dalam perburuan gelar Liga Premier musim ini. Bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan ke-16, Minggu (14/12/2025), tim asuhan Pep Guardiola sukses membawa pulang kemenangan 3-0. Hasil tersebut membuat jarak City dengan pemuncak klasemen Arsenal kembali terpangkas menjadi hanya dua poin, sekaligus menjaga tensi persaingan juara tetap panas.
Meski skor akhir terlihat timpang, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya mudah bagi tim tamu. Crystal Palace justru tampil lebih agresif di awal laga dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Tuan rumah beberapa kali mengancam gawang City, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut terbuang percuma. Situasi ini menjadi pengingat bahwa dominasi permainan tidak selalu sejalan dengan efektivitas di depan gawang.
Manchester City mulai menunjukkan ketenangan mereka menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-41, rangkaian umpan panjang yang rapi akhirnya berbuah gol. Umpan silang dari sisi kanan disambut Erling Haaland dengan sundulan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Crystal Palace. Gol ini menjadi bukti kesabaran City dalam membongkar pertahanan lawan sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan penting.
Memasuki babak kedua, Crystal Palace kembali mencoba bangkit. Beberapa peluang emas sempat tercipta, termasuk tembakan yang membentur tiang gawang. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang kembali harus dibayar mahal. Pada menit ke-69, Phil Foden menggandakan keunggulan City lewat tembakan terukur dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang dari lini tengah. Gol tersebut semakin mematahkan mental tuan rumah.
Menjelang laga berakhir, kesalahan koordinasi di lini belakang Crystal Palace dimanfaatkan City untuk menambah gol ketiga. Pelanggaran di kotak penalti berujung hadiah penalti, yang dieksekusi dengan tenang oleh Haaland. Gol ini memastikan kemenangan 3-0 sekaligus menegaskan ketajaman striker Norwegia tersebut di puncak daftar pencetak gol Liga Premier.
Kemenangan ini membuat Manchester City terus menempel Arsenal di klasemen sementara. Dengan selisih poin yang semakin tipis, setiap pertandingan ke depan menjadi sangat krusial. Persaingan gelar pun dipastikan akan berlangsung ketat hingga fase akhir musim, dengan City kembali menunjukkan bahwa mereka belum kehilangan mental juara.






