Kasus pencurian ban mobil di Inggris meningkat tajam, dengan data baru mengungkap Durham sebagai hotspot terparah di negara itu berdasarkan kepadatan penduduk. Data yang dirilis peritel ban Blackcircles pada 23 Oktober 2025 menunjukkan Hertfordshire mencatat jumlah kasus pencurian ban mobil tertinggi secara total.
Data yang diperoleh melalui Permintaan Kebebasan Informasi (FOI) itu mencatat 465 kasus di Hertfordshire antara 2019 dan 2024. Namun, Durham menjadi wilayah paling rawan dengan 41 kasus pencurian ban mobil per 100.000 penduduk, jauh mengungguli Manchester atau London.
Tren kejahatan ini terbukti memburuk, dengan analisis Blackcircles menunjukkan jumlah laporan pencurian ban mobil naik sekitar 25 persen antara 2023 dan 2024. Wilayah Powys di Wales bahkan mencatat lonjakan kasus paling drastis, yang mencapai 70 persen dalam periode yang sama.
Peningkatan pencurian ban mobil ini, menurut analis kriminal, terjadi bersamaan dengan anjloknya kasus pencurian katalitik konverter hingga 98 persen di Inggris. Fenomena ini mengindikasikan pergeseran target para pelaku kejahatan otomotif, beralih dari komponen emisi yang kini lebih sulit dijual ke velg dan ban yang memiliki permintaan pasar gelap yang stabil, katanya.
Pakar ban Blackcircles, Nyo Logan, menyarankan pemilik mobil melakukan pencegahan sederhana untuk menghalangi pencuri. “Mulailah dengan di mana Anda parkir,” kata Logan, seraya menyarankan pemilik kendaraan memilih lokasi yang sibuk dan terang, serta menggunakan mur roda pengunci (locking wheel nuts) yang memerlukan kunci khusus untuk membukanya.
Meningkatnya kasus pencurian ban mobil di Inggris ini menjadi peringatan bagi pemilik kendaraan bahwa ancaman tidak hanya datang dari dalam kabin, tetapi juga komponen eksterior. Pergeseran fokus kriminalitas ini menuntut kewaspadaan ekstra dari publik dan penyesuaian strategi keamanan di wilayah hotspot seperti Durham dan Hertfordshire.






