Penjualan Mobil di China Melonjak pada September, Namun BYD Melemah

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BYD

BYD

Pasar mobil China mencatat pertumbuhan penjualan yang kuat sebesar 6,6% pada September 2025, ditopang oleh lonjakan permintaan kendaraan energi baru (NEV). Namun, di tengah euforia “Golden September”, produsen mobil nomor satu Tiongkok, BYD, justru mencatat penurunan penjualan domestik pertamanya sejak Februari 2024.

Menurut data dari China Passenger Car Association (CPCA), total penjualan mobil domestik mencapai 2,27 juta unit bulan lalu. Segmen NEV, yang mencakup mobil listrik dan hibrida, menjadi motor penggerak utama dengan menyumbang 57,2% dari total penjualan dan mengalami pertumbuhan 15,5% dari tahun ke tahun.

Pertumbuhan ini didorong oleh musim puncak penjualan dan program bantuan tukar tambah dari pemerintah daerah, meskipun beberapa di antaranya kini mulai dihentikan. Namun, di balik angka positif tersebut, inventaris dealer membengkak secara signifikan menjadi 3,04 juta unit, naik dari 2,6 juta unit pada bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Sambaran Petir di Demonstrasi Brasilia Melukai 89 Pendukung Eks Presiden Jair Bolsonaro

“Inventaris dealer membengkak secara nasional, membuat mereka menderita kerugian besar karena tekanan dari produsen. Pemerintah perlu segera memiliki kebijakan keuangan untuk mendukung sistem agensi kami,” seru Sekretaris Jenderal CPCA, Cui Dongshu.

Ketatnya persaingan terlihat jelas dari data penjualan. Sementara pangsa pasar domestik BYD turun menjadi 14% , para pesaingnya yang lebih kecil seperti Geely, Leapmotor, Xpeng, dan Xiaomi justru mencatat rekor penjualan. Di sisi lain, penjualan domestik Tesla juga turun 0,9%, menandai penurunan bulan ketiga berturut-turut, meskipun ekspornya tetap kuat.

Data penjualan September menunjukkan betapa sengitnya persaingan di pasar mobil China, terutama di segmen kendaraan listrik. Sementara penjualan secara keseluruhan positif, penurunan BYD dan menguatnya para pesaing yang lebih kecil menjadi sinyal bahwa lanskap industri otomotif Tiongkok sedang berubah dengan cepat.

Baca Juga :  Toyota Corolla Altis Versi China Tampil Lebih Panjang dan Modern, Ini Perbedaannya

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB