Suasana Lapangan Padel One di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, Selasa 3 Februari 2026, tampak berbeda dari biasanya. Aktivitas olahraga padel yang digelar kali ini bukan sekadar ajang rekreasi atau kompetisi, melainkan wadah kebersamaan yang membawa misi sosial bagi korban bencana alam di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari perwakilan PT Persib Bandung Bermartabat, mantan pemain Persib, komunitas Bobotoh, hingga para musisi asal Bandung. Mereka meninggalkan sejenak peran profesional masing-masing dan berkumpul dalam semangat solidaritas untuk membantu masyarakat terdampak musibah.
Acara ini memperlihatkan bahwa olahraga dan seni dapat menjadi jembatan kepedulian sosial. Batas antara dunia sepak bola, panggung musik, dan komunitas penggemar melebur, digantikan semangat gotong royong demi kemanusiaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa Persib tidak hanya hadir dalam pertandingan, tetapi juga aktif dalam dinamika sosial masyarakat.
Para musisi Bandung pun menunjukkan peran penting mereka di luar karya seni. Pengaruh dan popularitas yang dimiliki dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran publik, sehingga perhatian terhadap korban bencana tetap terjaga. Kolaborasi ini diharapkan memperluas dampak bantuan, baik secara moral maupun materiil.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia olahraga dan musik. Menurutnya, padel hanya menjadi medium untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan empati terhadap warga Cisarua yang sedang menjalani proses pemulihan pascabencana.
Ia menilai kegiatan seperti ini dapat menjadi pemantik kesadaran kolektif bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor dinilai efektif menghadirkan respon cepat dan konkret ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Fokus utama pertemuan tersebut bukan pada aspek olahraga, melainkan pada bagaimana menjaga dukungan moral serta perhatian berkelanjutan bagi masyarakat terdampak. Dengan keterlibatan berbagai elemen publik, diharapkan proses pemulihan korban bencana dapat berlangsung lebih kuat dan berkesinambungan.
Kuswara juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi, termasuk sponsor, pengelola Padel One, panitia penyelenggara, musisi Bandung, serta sejumlah mantan pemain Persib seperti Djadjang Nurdjaman, Zaenal Arif, Atep, dan Tantan yang turut mendukung kelancaran kegiatan sosial tersebut.






