Pabrik mobil terbang komersial pertama di dunia resmi memulai produksi massal di Guangzhou, China, Selasa (4/11/2025). Anak perusahaan Xpeng Motors, Aridge, telah mengirimkan unit pertama mobil terbang modular “Land Carrier” untuk penerbangan uji, sebelum serah terima massal dimulai tahun depan.
Pabrik seluas 120.000 m2 ini fokus memproduksi “Land Carrier”, kendaraan unik yang terpisah menjadi modul darat dan modul terbang eVTOL. Modul darat berbentuk truk enam roda tiga sumbu yang dapat dikemudikan dengan SIM normal dan muat di parkiran standar, sementara modul terbangnya menggunakan desain enam baling-baling tabung.
Kompleks produksi ini memiliki bengkel komposit serat karbon dengan kapasitas 300 ton per tahun untuk memproduksi sayap dan bodi ringan. Jalur perakitannya menggunakan teknik “koneksi dingin” (paku keling dan lem) serta jalur cat otomatis 8C6B.
Dimulainya produksi massal di Guangzhou ini, menurut pengamat, menandai lompatan besar dari era prototipe ke era industri mobil terbang yang sesungguhnya. Keberhasilan Xpeng Aridge membangun rantai pasok terintegrasi untuk material canggih dan kalibrasi berbasis cloud kini menjadi standar baru yang harus dikejar oleh kompetitor global di sektor Urban Air Mobility (UAM), katanya.
Mobil terbang “Land Carrier” ini dirancang untuk mendukung mode kontrol manual satu tangan dan mode otomatis penuh. Dalam mode otomatis, sistem akan melakukan perencanaan penerbangan cerdas, lepas landas dan mendarat satu tombol, serta navigasi 3D untuk pendaratan aman.
Beroperasinya pabrik Aridge ini mengukuhkan posisi China sebagai pemimpin global dalam industrialisasi mobil terbang. Dengan dimulainya produksi massal “Land Carrier”, visi transportasi urban yang menggabungkan mobilitas darat dan udara kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan komersial.






