Pemerintah Rusia resmi menambah kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia pada tahun 2026. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dalam acara MGIMO Day yang digelar di Jakarta.
Tolchenov menjelaskan bahwa kuota beasiswa pemerintah Rusia bagi Indonesia meningkat dari sebelumnya 250 kursi menjadi 300 kursi. Penambahan ini dilakukan karena tingkat pemanfaatan beasiswa oleh pelajar Indonesia dinilai sangat baik dan optimal dalam beberapa tahun terakhir.
Ia merinci bahwa dari total 300 beasiswa yang tersedia tahun ini, sekitar 200 kursi dialokasikan untuk jenjang sarjana, 80 kursi untuk magister, dan 20 kursi untuk program doktoral. Beasiswa tersebut mencakup berbagai bidang studi dan ditujukan untuk memperluas kesempatan pelajar Indonesia menempuh pendidikan tinggi di Rusia.
Antusiasme pelajar Indonesia terhadap program ini disebut sangat tinggi. Ribuan pendaftar tercatat telah mengajukan permohonan untuk melanjutkan studi ke Rusia melalui jalur beasiswa pemerintah tersebut. Hal ini menjadi salah satu indikator kuatnya minat generasi muda Indonesia terhadap pendidikan internasional, khususnya di Rusia.
Menurut Tolchenov, kerja sama pendidikan antara Rusia dan Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif dan menjadi salah satu pilar penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Ia pun berharap ke depan kuota beasiswa bagi Indonesia dapat kembali ditingkatkan seiring dengan semakin eratnya hubungan kerja sama di bidang pendidikan.
Acara MGIMO Day sendiri dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa, serta akademisi Indonesia. Kegiatan ini juga memperkenalkan MGIMO University, sebuah perguruan tinggi ternama di Moskow yang berada di bawah Kementerian Luar Negeri Rusia, sebagai salah satu tujuan utama studi bagi calon mahasiswa internasional.






