Strategi BYD Pisahkan Pasar, Alasan Munculnya Merek Linghui Khusus Taksi

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 12 Januari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BYD kembali membuat langkah strategis di pasar otomotif China dengan menyiapkan sub-merek baru bernama Linghui. Merek ini secara khusus ditujukan untuk konsumen di sektor layanan transportasi seperti taksi dan ride-hailing, terpisah dari merek utama BYD.

Menurut laporan Car News China, BYD telah mendaftarkan sejumlah model Linghui ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT). Beberapa model yang tercatat antara lain Linghui e5, e7, e9, serta Linghui M9. Seluruhnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan armada layanan transportasi yang mengutamakan efisiensi dan biaya operasional.

Meski menggunakan platform dan teknologi BYD yang sudah ada, model-model Linghui hadir dengan identitas merek tersendiri. Tujuannya jelas: memisahkan citra kendaraan layanan dari produk konsumen umum agar tidak menggerus nilai merek utama BYD.

Baca Juga :  Hypercar Zenvo Aurora V12 Quad-Turbo 1850 HP Segera Diproduksi

Langkah ini dinilai penting karena kendaraan yang terlalu sering digunakan sebagai armada taksi atau ride-hailing kerap diasosiasikan sebagai “mobil operasional”, bukan kendaraan pribadi bernilai tinggi.

Empat Model Awal Linghui

Lini perdana Linghui terdiri dari tiga sedan listrik dan satu MPV, yang sebagian besar dikembangkan dari model BYD yang sudah dikenal.

Linghui e9 berbasis BYD Han dengan dimensi besar dan dua opsi motor listrik berdaya hingga 201 hp. Linghui e7 hadir lebih ringkas, menawarkan pilihan motor 134 hp dan 177 hp. Sementara Linghui e5 merupakan turunan dari BYD Qin Plus EV, difokuskan pada efisiensi dengan satu opsi motor listrik 134 hp.

Baca Juga :  BYD Resmi Geser Tesla Jadi Produsen Mobil Listrik Terbesar di Dunia

Untuk segmen angkutan penumpang, Linghui M9 dikembangkan dari BYD Xia. MPV ini menggunakan sistem plug-in hybrid, menggabungkan mesin bensin 1.5L dan motor listrik dengan total output mencapai 268 hp.

Nama seperti e5 dan e7 sebenarnya bukan hal baru bagi BYD. Model-model tersebut sebelumnya sudah banyak digunakan dalam armada layanan transportasi. Namun, dominasi kendaraan layanan ini terbukti dapat memengaruhi persepsi merek.

Beberapa produsen China seperti GAC Aion dan Neta mengalami penurunan citra karena terlalu identik dengan kendaraan ride-hailing. Sebaliknya, Geely dianggap sukses mengelola isu ini lewat merek Maple, yang difokuskan khusus untuk pasar layanan tanpa merusak citra merek utama.

Dengan meluncurkan Linghui, BYD tampaknya ingin mengamankan posisi merek intinya seperti BYD Han dan BYD Tang agar tetap dipandang sebagai kendaraan pribadi bernilai tinggi, bukan sekadar mobil armada.

Baca Juga :  Pickup "Baby Shark" dari BYD, Versi Lebih Ringkas dari Shark 6, Siap Meluncur 2026

Di tengah meningkatnya tekanan penjualan domestik di China, pemisahan merek ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk menjaga keseimbangan antara volume penjualan dan kekuatan citra merek jangka panjang.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB