Lei Jun, pendiri sekaligus CEO Xiaomi, menepis kabar bahwa penjualan seri Xiaomi 17 tidak sesuai ekspektasi perusahaan. Dalam pernyataan resminya, Lei menegaskan bahwa permintaan terhadap model flagship tersebut justru melampaui kapasitas produksi pada pekan-pekan awal peluncurannya.
Isu penjualan lesu beredar di media sosial China setelah beberapa pengecer melaporkan keterlambatan pengiriman unit Xiaomi 17 dan 17 Pro Max. Namun, Lei Jun menyebut hal itu bukan karena minim peminat, melainkan akibat lonjakan pesanan pra-rilis yang sangat tinggi.
“Produksi awal kami belum mampu mengimbangi tingginya permintaan di pasar domestik,” ujar Lei melalui akun Weibo pribadinya, Rabu (9/10/2025).
Seri Xiaomi 17 menjadi andalan terbaru perusahaan dengan chipset Snapdragon 8 Gen 4, layar AMOLED 2K 120Hz, dan sistem kamera kolaborasi dengan Leica.
Model Xiaomi 17 Pro Max bahkan digadang-gadang sebagai pesaing langsung iPhone 17 Pro Max berkat kombinasi AI Imaging Engine dan kemampuan fotografi malam yang disempurnakan.
Lei Jun menegaskan bahwa laporan penjualan resmi dari kanal daring seperti JD.com dan Tmall menunjukkan tren positif, di mana unit terjual habis dalam hitungan menit setelah penjualan dibuka. “Kami justru menghadapi tantangan menjaga pasokan, bukan mencari pembeli,” katanya.
Analis industri menilai langkah cepat Lei Jun menanggapi isu ini merupakan strategi komunikasi krisis yang efektif, mengingat Xiaomi tengah memperkuat reputasinya di segmen premium global.
“Xiaomi tidak hanya bersaing dengan Apple dan Samsung dalam teknologi, tetapi juga dalam persepsi merek. Menjaga kepercayaan konsumen adalah kuncinya,” ujar Chen Zhi, analis dari TechInsights China.
Perusahaan juga memastikan lini produksi di pabrik Shenzhen dan Zhengzhou kini beroperasi penuh untuk memenuhi permintaan pasar menjelang akhir tahun. Lei Jun menyebut bahwa Xiaomi akan terus memperluas kapasitas manufaktur tanpa menurunkan standar kualitas.
Dengan respons cepat dan transparan, Xiaomi berhasil meredam spekulasi negatif pasar, sekaligus memperkuat citranya sebagai merek yang tanggap dan percaya diri menghadapi tekanan kompetitif di industri smartphone global.






