Keluarga Glazer Dikabarkan Siap Lepas Manchester United dari kepemilikan yang telah berlangsung hampir dua dekade. Kabar mengejutkan ini merebak setelah tokoh penting Arab Saudi, Turki Al-Sheikh, memicu spekulasi besar di media sosial dengan mengklaim bahwa negosiasi penjualan klub telah memasuki tahap lanjutan. Tentu saja, berita ini disambut gembira oleh sebagian besar fans Setan Merah yang sudah lama menuntut pergantian pemilik.
Setelah drama akuisisi yang panjang dan berlarut-larut pada tahun 2023, di mana Sir Jim Ratcliffe akhirnya mengambil alih saham minoritas (sekitar 27,7%), tampaknya pintu untuk penjualan penuh kini benar-benar terbuka. Apalagi, tekanan dari para suporter yang kecewa terhadap kinerja dan manajemen Glazer terus meningkat.
Turki Al-Sheikh “Kesepakatan Hampir Selesai”
Spekulasi mengenai penjualan klub mencapai puncaknya setelah unggahan dari Turki Al-Sheikh, seorang miliarder Saudi dan promotor olahraga terkemuka. Al-Sheikh, yang dikenal dekat dengan lingkaran elite pengambil keputusan, membagikan informasi krusial melalui akun X (sebelumnya Twitter) miliknya.
Dalam unggahan tersebut, ia mengklaim bahwa Manchester United berada dalam tahap penyelesaian kesepakatan penjualan kepada investor baru. Namun, ia juga memberikan klarifikasi penting. Ia memastikan bahwa dirinya bukanlah investor yang dimaksud dan investor baru tersebut juga tidak berasal dari negaranya, Arab Saudi.
Pernyataan Al-Sheikh berbunyi: “Kabar terbaik yang saya dengar hari ini adalah bahwa Manchester United kini berada dalam tahap lanjut penyelesaian kesepakatan penjualan kepada investor baru. Saya harap dia lebih baik dari pemilik sebelumnya.”
Unggahan ini, secara alamiah, langsung menjadi viral. Ribuan penggemar bereaksi dengan penuh harap dan membanjiri kolom komentar. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya keinginan basis suporter untuk melihat akhir dari era kontroversial Keluarga Glazer Dikabarkan Siap Lepas Manchester United.
Harga Jual Spekulatif dan Posisi Glazer
Meski Turki Al-Sheikh tidak menyebutkan identitas pembeli, muncul laporan bahwa Keluarga Glazer hanya bersedia melepas saham mayoritas mereka jika ada tawaran yang sangat besar. Harga fantastis di kisaran £5 miliar hingga £5,2 miliar (sekitar Rp100 triliun lebih) dikabarkan menjadi angka yang bisa membuat Glazer melepaskan kendali penuh. Angka ini dua kali lipat lebih besar dari valuasi pasar klub saat ini.
Glazer telah memiliki The Red Devils sejak 2005. Sejak saat itu, mereka kerap menjadi sasaran protes karena dinilai lebih mementingkan keuntungan pribadi dan membebani klub dengan utang besar. Akibatnya, fasilitas klub dan performa tim di lapangan mengalami penurunan signifikan di mata para penggemar.
Di sisi lain, Sir Jim Ratcliffe, sebagai pemilik saham minoritas dan pengendali operasional sepak bola, memegang hak drag-along clause. Klausul ini memungkinkannya untuk dipaksa ikut menjual sahamnya jika Glazer sebagai pemegang saham mayoritas menerima tawaran untuk penjualan penuh.
Harapan Baru untuk Manchester United
Dengan adanya kabar bahwa Keluarga Glazer Dikabarkan Siap Lepas Manchester United, harapan baru mulai tumbuh. Siapapun investor baru yang akan datang, sebagian besar suporter berharap mereka membawa suntikan dana segar untuk:
- Melunasi utang klub.
- Merestorasi dan mengembangkan Old Trafford serta Carrington.
- Mengembalikan Manchester United ke puncak kejayaan Eropa.
Tentu saja, rumor ini harus ditanggapi dengan hati-hati. Meskipun Turki Al-Sheikh Bocorkan Kesepakatan Rahasia ini, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Keluarga Glazer maupun pihak Manchester United. Namun, indikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa babak baru dalam sejarah klub legendaris ini mungkin sebentar lagi akan dimulai. Publik dan para pendukung setia Setan Merah kini menantikan pengumuman resmi yang akan mengakhiri spekulasi panjang ini.






