Tren penggunaan rokok elektrik dan produk tembakau alternatif terus meningkat, terutama di kalangan remaja. Meski diklaim lebih aman dibanding rokok konvensional, para ahli kesehatan menegaskan bahwa jenis rokok baru ini tetap menimbulkan dampak serius bagi tubuh.
Dokter spesialis paru, dr. Erlina Burhan, SpP(K), menjelaskan bahwa kandungan zat kimia dalam cairan rokok elektrik dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. “Banyak yang mengira vape itu aman, padahal uap yang dihasilkan mengandung nikotin, logam berat, dan bahan kimia toksik yang bisa merusak paru-paru dan sistem kardiovaskular,” ungkapnya, Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, paparan nikotin dalam vape bahkan dapat meningkatkan risiko kecanduan pada usia muda. “Remaja yang terbiasa dengan nikotin dari rokok elektrik berpotensi besar menjadi perokok jangka panjang. Itu sebabnya bahaya rokok generasi baru ini tidak bisa diremehkan,” tambahnya.
Selain risiko kecanduan, penelitian menunjukkan bahwa zat aditif seperti propilen glikol dan gliserin yang dipanaskan dapat menghasilkan senyawa karsinogenik penyebab kanker. Belum lagi potensi gangguan pernapasan akibat penumpukan cairan di paru-paru atau yang dikenal sebagai EVALI (E-cigarette or Vaping Associated Lung Injury).
“Efeknya bisa akut dan kronis. Dalam beberapa kasus, pengguna mengalami sesak berat hingga gagal napas,” kata Erlina.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah memperingatkan bahwa penggunaan rokok elektrik bukan solusi berhenti merokok. Justru, produk ini menciptakan generasi baru perokok dengan tampilan modern yang menipu.
Erlina menegaskan, yang dibutuhkan bukan sekadar mengganti jenis rokok, melainkan berhenti total dari nikotin. “Tidak ada rokok yang aman, baik konvensional, elektrik, maupun herbal. Semua mengandung zat yang bisa merusak organ,” tegasnya.
Ia pun mengimbau orang tua dan lembaga pendidikan untuk lebih waspada terhadap penyebaran rokok jenis baru ini. Edukasi kesehatan perlu diperkuat agar remaja tidak terjebak pada tren yang justru membahayakan masa depan mereka.






