JLR Siapkan Baby Defender Listrik SUV Kompak Jangkauan 515 Km

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguar Land Rover (JLR) kembali menegaskan komitmennya dalam elektrifikasi dengan menghadirkan amunisi baru di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) listrik. Pabrikan Inggris ini dikabarkan sedang menyiapkan versi yang lebih kecil dan kompak dari Defender yang ikonik.

Model baru yang dijuluki “Baby Defender” ini akan menjadi varian entry-level Defender dan hadir sepenuhnya dalam format kendaraan listrik (EV).

Peluncuran model EV kompak ini merupakan strategi JLR untuk memperluas cakupan pasar. Dengan menawarkan versi yang lebih terjangkau dan ringkas, JLR berharap dapat menarik konsumen yang menginginkan DNA petualang Defender, namun dalam paket yang lebih modern dan ramah lingkungan untuk penggunaan sehari-hari.

Salah satu daya tarik utama dari Baby Defender ini adalah basis arsitektur modern yang digunakannya. Mobil ini akan dibangun di atas platform Electrified Modular Architecture (EMA) terbaru milik JLR.

Platform EMA dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan juga akan menopang generasi baru model-model JLR lainnya, termasuk Range Rover Velar dan Evoque.

Penggunaan platform EV khusus ini sangat krusial.

Hal ini memungkinkan Baby Defender untuk mengoptimalkan ruang kabin dan efisiensi baterai, jauh melampaui mobil yang hanya dimodifikasi dari versi bensin.

Baca Juga :  Toyota Yaris Cross Hybrid Hadir Edisi Nightshade, Patok Harga Tertinggi di Thailand

Meskipun ukurannya lebih kecil, mobil ini menjanjikan interior yang canggih. Mobil kompak serba listrik ini diprediksi akan memiliki fokus kuat pada ruang kabin digital, dilengkapi dengan sistem infotainment terkini dan konektivitas yang mumpuni, sejalan dengan tren industri otomotif premium.

Soal performa dan daya tahan baterai, perkiraan awal menunjukkan angka yang sangat menjanjikan. Baby Defender diharapkan mampu menempuh jarak sekitar 300 hingga 320 mil dalam sekali pengisian penuh. Konversi ini setara dengan jangkauan impresif antara 480 hingga 515 kilometer.

Jangkauan di atas 480 km merupakan titik penting bagi konsumen EV. Angka ini memberikan rasa aman yang signifikan bagi pengguna, menghilangkan kecemasan akan kehabisan daya saat melakukan perjalanan jauh atau touring ringan.

Secara desain, prototipe Baby Defender yang sempat tertangkap kamera saat uji jalan memperlihatkan proporsi yang tetap mempertahankan ciri khas Defender yang berbentuk kotak (boxy). Meskipun lebih ringkas dan rendah dibandingkan Defender 90 tiga pintu, estetika fungsional dan kapabilitas off-road ringannya tetap dipertahankan.

Baca Juga :  Nissan Rogue PHEV 2026 Terungkap, Ternyata Rebadge Mitsubishi Outlander Bermesin MMC

Diperkirakan, dimensi kendaraan ini akan mencapai panjang sekitar 4.600 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi hingga 1.800 mm. Angka ini menempatkannya di segmen SUV subkompak atau compact premium.

Selain itu, karena menggunakan platform EMA, model EV ini berpotensi ditawarkan dengan kemampuan pengisian daya bertegangan 800V.

Sistem pengisian daya ultra cepat ini memungkinkan mobil untuk menyerap daya secara signifikan dalam waktu yang sangat singkat, dengan daya puncak yang bisa mencapai 350 kW.

Baterai untuk mobil listrik Land Rover yang baru ini akan dipasok dari pabrik baru milik perusahaan induk JLR, Tata, di Inggris. Baterai generasi terbaru ini diklaim memiliki kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan baterai yang saat ini digunakan pada Jaguar I-Pace.

Peningkatan kepadatan energi pada baterai memungkinkan paket baterai menjadi lebih ramping. Hal ini tidak hanya meminimalkan bobot mobil secara keseluruhan, tetapi juga berpotensi membuat Baby Defender ditawarkan dengan harga awal yang lebih kompetitif dibandingkan dengan saudaranya yang lebih besar.

Baca Juga :  Penjualan Mobil di China Melonjak pada September, Namun BYD Melemah

Model listrik ini kemungkinan besar akan dinamai Defender Sport atau Defender 80, menggantikan Discovery Sport dalam jajaran produk JLR di masa mendatang. Kehadirannya diprediksi akan menantang dominasi model-model baru di segmen SUV premium kompak, termasuk Baby G-Wagon versi listrik yang juga sedang disiapkan oleh Mercedes-Benz.

Land Rover Defender listrik versi mini ini dipastikan akan menjadi salah satu dari enam model baru serba listrik yang direncanakan JLR untuk diluncurkan secara bertahap. Para analis memprediksi, versi produksi dari Baby Defender ini siap menyapa pasar pada sekitar tahun 2026 atau 2027.

Keputusan JLR untuk memprioritaskan versi listrik pada model entry-level ini menunjukkan pergeseran fokus.

Ini menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak hanya menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan strategis untuk menjamin relevansi merek Land Rover di masa depan otomotif.

Baby Defender listrik ini bukan hanya sekadar mobil baru. Ini adalah representasi evolusi Land Rover dalam menyandingkan warisan off-road yang tangguh dengan tuntutan teknologi nol emisi masa kini.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB