Senderan Irigasi Longsor di Kalikajar, Rumah Warga Alami Kerusakan

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 30 September 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senderan Irigasi Longsor di Kalikajar, Rumah Warga Alami Kerusakan

Senderan Irigasi Longsor di Kalikajar, Rumah Warga Alami Kerusakan

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kalikajar pada Senin (29/9/2025) sore memicu longsor di senderan saluran irigasi Dusun Cuwadi, Desa Simbang. Material tanah bercampur lumpur menerjang rumah milik warga bernama Muhtandin sekitar pukul 15.00 WIB.

Bagian depan rumah yang berbahan papan kayu hancur tertimpa longsoran. Meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

Polres Wonosobo bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi material longsoran. Beberapa petugas tampak mengerahkan tenaga untuk membersihkan timbunan tanah yang menutup akses di sekitar rumah.

Peristiwa ini menambah catatan bencana hidrometeorologi di wilayah Wonosobo yang rawan tanah longsor saat musim hujan. Kondisi geografis dengan banyak lereng curam membuat kawasan tersebut sangat rentan ketika hujan deras turun dalam durasi panjang.

Baca Juga :  Festival Mangga Pemalang Sukses, Gubernur Luthfi Dorong Jadi Agenda Tahunan

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi longsor, seperti retakan tanah atau suara gemuruh dari lereng.

Selain itu, aktivitas di area rawan longsor juga disarankan dikurangi, terutama ketika hujan lebat mengguyur. Hal ini penting untuk meminimalisasi risiko korban jiwa maupun kerugian lebih besar.

Dalam kejadian di Desa Simbang ini, faktor utama pemicu longsor adalah kondisi senderan saluran irigasi yang tidak kuat menahan debit air bercampur lumpur. Hujan deras membuat tanah di sekitar area jenuh air, sehingga rentan longsor.

Kepolisian juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap lingkungan sekitar. Menjaga drainase dan memperkuat struktur penahan tanah dinilai sebagai langkah mitigasi sederhana namun efektif.

Baca Juga :  Sari Yuliati Gantikan Adies Kadir Jadi Wakil Ketua DPR, Era Baru Kepemimpinan Golkar

Hingga Senin malam, proses pembersihan terus dilakukan dengan gotong royong warga bersama aparat. Sisa lumpur yang menutupi jalan desa mulai dibersihkan agar lalu lintas warga bisa kembali normal.

Meski kerusakan rumah cukup berat, Muhtandin bersyukur keluarganya selamat. Ia mengaku masih syok atas peristiwa tersebut, namun berterima kasih atas bantuan cepat dari warga dan petugas.

Polres Wonosobo menegaskan kesiapan untuk terus mendampingi warga menghadapi musim hujan yang berpotensi memicu longsor. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB