Penjualan Tesla Cybertruck Melambat, Diborong Perusahaan Elon Musk Lainnya

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesla Cybertruck. (Electrek)

Tesla Cybertruck. (Electrek)

Penjualan pikap listrik Tesla Cybertruck dilaporkan melambat secara signifikan, dengan angka penjualan di kuartal ketiga 2025 turun 63% dari periode yang sama tahun lalu. Di tengah perlambatan ini, terungkap bahwa sejumlah besar unit Cybertruck justru dibeli secara massal oleh perusahaan lain milik Elon Musk, yakni SpaceX dan xAI.

Pada kuartal ketiga tahun ini, Tesla hanya menjual 5.385 unit Cybertruck, jauh dari harapan awal Elon Musk sebesar 250.000 unit per tahun. Perlambatan penjualan ini sejalan dengan tren pasar pikap listrik secara umum yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Ford F-150 Lightning masih memimpin segmen ini dengan penjualan 10.005 unit pada periode yang sama.

Baca Juga :  Pencurian Ban Mobil Inggris Meningkat, Durham Jadi Hotspot Terparah Per Kapita

Laporan dari Electrek menunjukkan bahwa untuk menopang angka penjualan, ratusan unit Tesla Cybertruck telah dikirimkan ke fasilitas SpaceX dan xAI dalam beberapa pekan terakhir. Tesla juga dilaporkan menyerap sebagian unit yang tidak terjual ke dalam armada layanan internalnya sendiri.

“Laporan mengungkap bahwa SpaceX telah menerima ratusan Tesla Cybertruck di Starbase selama seminggu terakhir. Diperkirakan mereka akan menerima ratusan, bahkan ribuan unit lagi dalam beberapa minggu mendatang,” tulis laporan Electrek.

Analis memperkirakan bisnis Tesla Cybertruck dapat semakin memburuk pada kuartal terakhir tahun ini. Hal ini disebabkan berakhirnya insentif pajak sebesar 7.500 dolar AS di Amerika Serikat, yang sebelumnya mendorong lonjakan pembelian mobil listrik pada kuartal ketiga.

Baca Juga :  SUV Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh 644 Km dan Teknologi Fast Charging 10 Menit

Langkah penjualan internal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai permintaan pasar yang sebenarnya untuk Tesla Cybertruck. Meskipun secara teknis legal, strategi ini dapat dianggap sebagai upaya untuk menopang angka penjualan secara artifisial di tengah persaingan pasar pikap listrik yang semakin ketat dan melambat.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB