Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi akan tetap bertemu Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan, meskipun sebelumnya ia menyatakan “tidak ada alasan untuk bertemu”. Pertemuan pribadi ini dijadwalkan berlangsung di sela-sela KTT APEC di Gyeongju pada 31 Oktober mendatang.
Konfirmasi ini disampaikan Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News hari ini, ketika ditanya tentang niatnya bertemu pemimpin China tersebut. “Kami akan bertemu dalam beberapa minggu. Kami akan bertemu di Korea Selatan, sebenarnya dengan Presiden Xi Jinping dan yang lainnya juga,” kata Presiden AS Donald Trump.
Trump juga mengisyaratkan pelonggaran kebijakan tarif, meski bersikeras Beijing harus bertindak sesuai harapan AS. “Kami akan mengadakan pertemuan pribadi,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa tarif tinggi yang dia berikan ke China “mungkin tidak bertahan lama.”
Pernyataan ini menandai perubahan sikap setelah pada 10 Oktober lalu Trump mengatakan “tidak ada alasan” untuk bertemu Xi Jinping di Korea Selatan. Peringatan itu dilontarkannya sebagai tanggapan atas langkah baru China membatasi ekspor tanah langka, yang ia sebut “sangat agresif.”
Dinamika pernyataan Trump ini, menurut pengamat, sejalan dengan pola diplomasinya yang kerap menggunakan ancaman dan konsiliasi secara bergantian untuk menekan mitra negosiasi. Pertemuan KTT APEC di Korea Selatan dipandang krusial untuk meredakan ketegangan dagang yang sempat membuat pasar saham AS anjlok, katanya.
Jika terlaksana, pertemuan di Korea Selatan ini akan menjadi pertemuan tatap muka pertama kedua pemimpin sejak Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari. Hingga berita ini diturunkan, para pejabat China belum memberikan komentar resmi terkait rencana pertemuan Trump dan Xi Jinping.






