Kebangkitan Liverpool Libas Frankfurt 5-1, Akhiri Empat Kekalahan Beruntun

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liverpool akhirnya menghentikan periode negatif mereka yang mencekam. Dalam laga lanjutan UEFA Champions League 2025/26, The Reds sukses memetik kemenangan telak 5-1 saat bertandang ke markas Eintracht Frankfurt di Jerman.

Hasil ini bukan sekadar tiga poin, melainkan sebuah respons tegas dan titik balik mental yang sangat dibutuhkan tim asuhan Arne Slot setelah menelan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Pertandingan di Deutsche Bank Park, yang berlangsung pada Rabu malam (22/10/2025) waktu setempat, menunjukkan betapa berbahayanya Liverpool saat mereka berhasil menemukan kembali ritme permainan mereka. Meskipun sempat tertinggal lebih dulu, Si Merah bereaksi luar biasa dengan mencetak lima gol tanpa ampun.

Gol-gol kemenangan Liverpool dicetak oleh lima pemain berbeda, menunjukkan kedalaman skuad dan kontribusi kolektif. Hugo Ekitike, Virgil van Dijk, Ibrahima Konaté, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai masing-masing mencatatkan nama di papan skor.

Kemenangan ini menutup Matchday 3 Liga Champions dengan penampilan meyakinkan.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, tekanan jelas berada di pundak para pemain Liverpool. Mereka datang ke Frankfurt dengan memikul beban kekalahan beruntun yang telah memicu berbagai pertanyaan tentang arah tim di bawah manajer baru, Arne Slot.

Namun, kejutan terjadi lebih dulu. Tuan rumah, Eintracht Frankfurt, justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-26. Rasmus Kristensen memanfaatkan kelengahan di lini pertahanan Liverpool untuk membawa Die Adler unggul 1-0.

Baca Juga :  Timnas U-22 Indonesia Disorot: Potensi Kejutan SEA Games 2025

Ini adalah kali kelima berturut-turut Liverpool kebobolan lebih dulu dalam sebuah pertandingan—sebuah statistik yang mengkhawatirkan.

Alih-alih panik, momen tertinggal ini justru memicu reaksi kuat dari skuad Merseyside. Hanya berselang sembilan menit, Liverpool menyamakan kedudukan lewat gol Hugo Ekitike. Penyerang yang direkrut pada musim panas itu menunjukkan ketenangan saat menerima umpan terobosan panjang dari Andrew Robertson, sebelum melepaskan tembakan dingin melewati kiper Frankfurt, Michael Zetterer. Menariknya, Ekitike memilih untuk tidak merayakan gol tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada mantan klubnya.

Gol penyeimbang itu menjadi pemantik bagi rentetan gol cepat yang menghancurkan Frankfurt sebelum turun minum.

Virgil van Dijk, sang kapten, kemudian menunjukkan kepemimpinan sesungguhnya. Bek tengah asal Belanda ini sukses membawa Liverpool berbalik unggul 2-1 pada menit ke-39, menyambut sepak pojok Cody Gakpo dengan sundulan bertenaga yang tak mampu dibendung Zetterer.

Gol Van Dijk ini sangat penting, tidak hanya karena mengubah skor, tetapi juga karena ia datang dari set-piece. Sebuah aspek yang dikritik telah menjadi titik lemah di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Baca Juga :  Gol Penentu Estevão di Menit Akhir Bawa Chelsea Tumbangkan Liverpool 2-1 di Stamford Bridge

Keunggulan tersebut semakin diperlebar tepat sebelum jeda. Hanya empat menit setelah gol Van Dijk, rekan duetnya di jantung pertahanan, Ibrahima Konaté, melakukan hal serupa.

Lagi-lagi dari skema sepak pojok, Konaté melompat tinggi dan menyundul bola masuk untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1. Dua bek tengah mencetak gol dari situasi bola mati—satu indikasi bahwa pekerjaan rumah di sesi latihan telah membuahkan hasil signifikan.

Memasuki babak kedua, dominasi The Reds semakin kentara. Lini tengah yang dimotori Dominik Szoboszlai dan dibantu oleh playmaker Florian Wirtz, yang tampil cemerlang di Jerman, mulai mengambil alih kendali penuh.

Gelandang serang Jerman, Florian Wirtz, akhirnya memecah kebuntuan kontribusi gol dan assist sejak kedatangan mahalnya ke Anfield. Ia menjadi aktor utama dalam dua gol di babak kedua.

Pada menit ke-66, kombinasi apik dari Wirtz dan Szoboszlai membelah pertahanan Frankfurt yang tampil rapuh. Wirtz kemudian memberikan umpan matang kepada Cody Gakpo, yang hanya perlu menyontek bola ke gawang kosong. Gol keempat ini praktis mengunci kemenangan Liverpool.

Pesta gol ditutup oleh bintang Hungaria, Dominik Szoboszlai. Empat menit setelah assist-nya, Szoboszlai menerima umpan pendek dari Wirtz di luar kotak penalti.

Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan keras mendatar ke sudut gawang, menaklukkan Zetterer dan memastikan skor akhir menjadi 5-1.

Baca Juga :  Paradoks Messi di MLS: Cetak Rekor Pribadi, Penonton Reguler Justru Turun 5,5%

Szoboszlai menunjukkan performa gelandang yang lengkap, menjadi motor serangan dan penutup kemenangan dengan gol indah.

Kemenangan besar ini jelas menjadi dorongan mental yang vital. Mengakhiri rentetan kekalahan dengan selisih gol yang telak di Liga Champions memberikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan oleh skuad asuhan Arne Slot, terutama menjelang pertandingan-pertandingan penting di kompetisi domestik.

Performa tim menunjukkan bahwa krisis yang sempat dibicarakan media mungkin telah berlalu. Keberhasilan mencetak dua gol dari skema bola mati menjadi bukti peningkatan fokus dan eksekusi tim.

Selain itu, kemenangan ini juga diraih saat Mohamed Salah hanya duduk di bangku cadangan dan baru dimasukkan di menit-menit akhir. Ini menunjukkan bahwa Liverpool mampu berfungsi dan menciptakan ancaman serius tanpa bergantung pada sang bintang utama, yang kebetulan sedang berada di tengah periode tanpa gol.

Fakta bahwa lima pemain berbeda mencetak gol, termasuk kontribusi besar dari dua bek sentral, mengirimkan pesan yang jelas. Liverpool telah menemukan kembali keganasannya dan siap menjadikan laga di Frankfurt ini sebagai titik balik yang menentukan dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim 2025/26.

 

Berita Terkait

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”
Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit
Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020
PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia
Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?
Beckham Putra Menggila di GBK: Brace ke Gawang St. Kitts & Nevis, Timnas Menang 4-0
Skuad 23 Pemain Timnas Indonesia Versi John Herdman untuk Hadapi St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Usai Libur Idulfitri, Andrew Jung Tancap Gas Latihan Lagi Jelang Lawan Semen Padang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:36 WIB

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”

Selasa, 21 April 2026 - 09:10 WIB

Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit

Selasa, 14 April 2026 - 20:55 WIB

Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020

Minggu, 12 April 2026 - 10:53 WIB

PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:05 WIB

Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB