Raksasa otomotif China, BYD, mendaftarkan desain pickup baru di Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO), Jumat (24/10/2025). Langkah ini mengonfirmasi ambisi BYD untuk berekspansi ke pasar global, khususnya Eropa dan Australia, dengan model pickup unibody yang berbeda dari BYD Shark 6.
Berdasarkan gambar pendaftaran, pickup BYD baru ini menggunakan struktur sasis unibody (menyatu dengan bodi), tidak seperti Shark 6 yang memakai sasis tangga. Desainnya memiliki banyak kesamaan dengan SUV BYD Sealion 6 (Song Plus), mengindikasikan ini adalah varian pickup berbasis crossover.
Model ini menampilkan kotak kargo belakang yang relatif pendek, mirip dengan konsep Hyundai Santa Cruz atau Geely Farizon FX. Fitur desain lain yang terlihat termasuk klaster lampu belakang LED terhubung, rak atap, dan bezel plastik di sekitar bodi.
Pilihan BYD menggunakan platform unibody untuk pickup baru ini, menurut analis, adalah langkah cerdas untuk menantang segmen lifestyle pickup yang sedang berkembang di Eropa. Daripada bersaing langsung di segmen heavy-duty, pickup BYD ini mengejar konsumen urban yang menginginkan kenyamanan SUV dengan fleksibilitas bak terbuka, katanya.
Sumber media lokal menyebut pickup BYD ini akan ditujukan untuk pasar luar negeri dan kemungkinan besar menggunakan powertrain hybrid plug-in (PHEV). Namun, berbeda dari Shark 6 yang bertenaga DMO, model unibody ini diprediksi memakai sistem DM-i atau DM-p yang lebih sederhana.
Pendaftaran desain di Eropa ini menjadi sinyal keseriusan BYD dalam menginvasi setiap segmen pasar otomotif global di luar China. Kehadiran pickup unibody bertenaga hybrid akan menjadi tantangan baru bagi para pemain lama, menguji apakah kenyamanan ala SUV mampu menggeser dominasi sasis tangga tradisional.






