Google Investasi Pembangkit Gas di Illinois, Teknologi Tangkap Karbon Diragukan

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google (google)

Google (google)

Raksasa teknologi itu akan membangun pembangkit listrik 400 megawatt bertenaga gas alam di dekat Decatur, Illinois, bersebelahan dengan pabrik etanol milik Archer-Daniels-Midland (ADM). Google berkomitmen membeli sebagian besar listrik yang dihasilkan dan menangkap sekitar 90% emisi karbon dioksida (CO2) menggunakan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS), yang kemudian disimpan di bawah tanah.

Namun, efektivitas teknologi CCS dipertanyakan banyak pihak karena rekam jejaknya yang “beragam”. Studi terbaru terhadap 13 fasilitas CCS global (mencakup 55% total CO2 tertangkap) menunjukkan mayoritas gagal mencapai target. Contohnya, pembangkit serupa di Kanada hanya menangkap 50% emisi, sementara fasilitas ExxonMobil di Wyoming menangkap 36% lebih sedikit CO2 dari target.

Baca Juga :  Samsung Ciptakan Terobosan Besar dalam Efisiensi Memori Penyimpanan untuk Era AI

Situs penyimpanan geologi di Illinois yang akan digunakan Google pun bukannya tanpa masalah. Situs yang merupakan lokasi penyimpanan CO2 jangka panjang pertama di AS itu sempat menghentikan injeksi pada 2024 setelah air asin (tempat CO2 dilarutkan) bocor ke “zona tidak sah” akibat korosi sumur pemantauan, meski injeksi kini telah dilanjutkan.

Para ahli juga mengingatkan, fokus pada penangkapan CO2 mengabaikan masalah fundamental lain dari gas alam, yakni kebocoran metana di sepanjang rantai pasokannya. Metana adalah gas rumah kaca super poten yang 84 kali lebih kuat dari CO2 dalam 20 tahun, sehingga kebocoran minimal (0,2%) saja sudah bisa membuat gas alam sama berbahayanya dengan batu bara bagi iklim, katanya.

Baca Juga :  Rekor Dunia Drone Tercepat Pecah di Afrika Selatan oleh Tim Ayah-Anak

Meskipun penangkapan karbon di pembangkit Google nantinya berhasil, teknologi CCS tidak dapat menghilangkan dampak pemanasan akibat ekstraksi dan transportasi gas itu sendiri. Keputusan Google berinvestasi pada teknologi yang masih diperdebatkan ini menjadi pertaruhan besar antara ambisi energi bersih dan realitas teknologi CCS yang belum terbukti sepenuhnya efektif dan bebas risiko.

Berita Terkait

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?
Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung
Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang
Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif
Samsung Berhasil Uji Coba Teknologi Jaringan 6G Terbaru
Robot Penari di Beijing, Bukti Nyata Pesatnya Kemajuan Teknologi Tiongkok
Harga Samsung Galaxy A55 5G, HP Mid-Range Premium dengan Performa Kencang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:18 WIB

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13 WIB

Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:07 WIB

Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:06 WIB

Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:35 WIB

Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB