Teknologi Baterai Solid-State Toyota Diklaim Bertahan 40 Tahun

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 9 November 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

solid-state (SSB)

solid-state (SSB)

Toyota mengklaim teknologi baterai solid-state (SSB) generasi barunya dirancang untuk memiliki umur pakai hingga 40 tahun, sebuah lompatan drastis yang berpotensi mengubah industri mobil listrik (EV). Klaim berani ini diumumkan di Japan Mobility Show 2025, di tengah skeptisisme publik atas janji baterai solid-state yang tak kunjung terealisasi.

Presiden Pusat Pengembangan Teknis Lanjutan Karbon Netral Toyota, Keiji Kaita, menjelaskan perbedaan fundamental teknologi baru ini dibanding baterai lithium-ion konvensional. “Baterai lithium saat ini yang kami produksi, dengan penggunaan biasa, tujuan kami mungkin 10 tahun, menjaga 90% dari kapasitas,” kata Kaita. “VU padat ini [SSB] bisa mencapai 40 tahun, mempertahankan 90% dari kapasitas. Ini adalah potensi yang kami tuju.”

Baca Juga :  Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang

Klaim umur baterai 40 tahun ini, jika terbukti, secara radikal akan mengubah model bisnis EV. Baterai akan bertahan 2,7 kali lebih lama dari rata-rata umur mobil di AS (14,5 tahun), memungkinkan satu baterai dipasang kembali ke beberapa sasis mobil baru, menekan biaya jangka panjang dan dampak lingkungan secara signifikan.

Klaim Toyota ini, menurut para analis, adalah pertaruhan reputasi terbesar pabrikan Jepang itu dalam mengejar ketertinggalan mereka di pasar EV murni. Jika klaim baterai 40 tahun ini berhasil, Toyota tidak hanya akan melampaui Tesla dan BYD, tetapi juga akan memvalidasi strategi mereka yang selama ini dianggap lamban dalam mengadopsi elektrifikasi penuh, katanya.

Baca Juga :  12 Persen Pekerjaan Global Terancam Digantikan Teknologi Kecerdasan Buatan

Kaita mengakui biaya awal baterai solid-state akan lebih tinggi, namun akan terkompensasi oleh umur panjangnya. Toyota kini menggandeng Idemitsu Kosan dan Sumitomo Metal Mining untuk mewujudkan produksi massal baterai solid-state ini antara tahun 2027 dan 2028.

Meski ada informasi simpang siur, Toyota mengisyaratkan baterai solid-state 40 tahun ini akan debut di Lexus Electrified Sport Concept, penerus LFA. Keberhasilan Toyota membuktikan klaim berani ini akan menjadi “cawan suci” yang selama ini ditunggu, memicu revolusi besar di pasar mobil listrik global.

Berita Terkait

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?
Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung
Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang
Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif
Samsung Berhasil Uji Coba Teknologi Jaringan 6G Terbaru
Robot Penari di Beijing, Bukti Nyata Pesatnya Kemajuan Teknologi Tiongkok
Harga Samsung Galaxy A55 5G, HP Mid-Range Premium dengan Performa Kencang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:18 WIB

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13 WIB

Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:07 WIB

Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:06 WIB

Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:35 WIB

Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB