Bentley resmi memperkenalkan Continental GT Supersports 2026, sebuah versi performa tinggi yang menandai kembalinya nama legendaris itu setelah 2017. Model baru ini secara radikal beralih ke penggerak roda belakang (RWD) untuk pertama kalinya, memangkas bobot hampir 450 kg demi sensasi berkendara murni.
Tenaga 657 hp berasal dari mesin 4.0L V8 twin-turbo non-hibrida yang dipadukan knalpot titanium Akrapovic dan transmisi ZF 8-percepatan. Konfigurasi ini memungkinkan Bentley Supersports 2026 berakselerasi 0-100km/jam dalam 3,7 detik dengan kecepatan puncak sekitar 309km/jam.
Pemangkasan bobot drastis hingga 2 ton dicapai dengan membuang sistem hibrida, penggerak empat roda, dan kursi belakang, serta menggunakan atap serat karbon. Sasis RWD ini didukung eLSD, alokasi torsi pengereman, dan rem karbon silikon karbida 10-piston untuk stabilitas menikung yang superior.
Langkah Bentley meninggalkan sistem AWD dan hibrida pada Supersports ini, menurut analis otomotif, adalah perlawanan simbolis terhadap tren elektrifikasi yang mengorbankan bobot. Keputusan kembali ke penggerak roda belakang murni ini menegaskan bahwa di segmen ultra-luxury, sensasi mekanis dan keterlibatan emosional pengemudi masih menjadi nilai jual tertinggi yang tidak bisa digantikan oleh akselerasi instan EV, katanya.
Bentley Supersports 2026 akan diproduksi terbatas hanya 500 unit di seluruh dunia, menjadikannya koleksi eksklusif. Pemesanan akan dibuka mulai Maret 2026, dengan jadwal pengiriman kendaraan kepada konsumen dimulai pada awal 2027, meski harga jualnya belum diumumkan.
Debut Bentley Supersports 2026 ini menjadi penegasan bahwa era mesin V8 performa tinggi belum berakhir di tengah gempuran elektrifikasi. Keputusan Bentley kembali ke formula klasik RWD non-hibrida membuktikan bahwa sensasi berkendara otentik masih memiliki pasar premium tertinggi yang tak tergoyahkan oleh zaman.






