Jalan Nasional Padang-Pasaman Barat Terputus Akibat Banjir

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 27 November 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banjir di Padang. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Ilustrasi banjir di Padang. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Jalur transportasi utama di Sumatera Barat mengalami kelumpuhan total pada Kamis (27/11/2025) setelah banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Agam. Ruas jalan nasional penghubung Kota Padang dan Pasaman Barat dilaporkan terputus, direndam banjir setinggi 30-70 centimeter di wilayah Muaro Kandang, Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menyatakan curah hujan tinggi yang terjadi sejak Rabu (26/11) malam hingga Kamis (27/11) pagi menyebabkan banyak titik tergenang air, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Akses ke Bukittinggi Lumpuh Total

Selain jalan nasional, ruas jalan provinsi penghubung Lubuk Basung menuju Bukittinggi juga terputus total. Titik-titik penting yang tidak bisa dilalui meliputi:

  1. Longsor: Terjadi di Muko-Muko dan Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya.

  2. Banjir: Menggenangi Sungai Rangeh, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, dengan ketinggian sekitar 50 cm.

  3. Malalak: Jalan provinsi penghubung Kota Padang menuju Bukittinggi terputus di Malalak.

Baca Juga :  Banjir Berulang di Pasirjati, Penanganan Anak Sungai Cinambo Akan Dilakukan Terpadu

Saat ini, satu-satunya arus lalu lintas yang masih aman adalah dari Lubuk Basung menuju Kota Padang.

Banjir Bandang dan Korban Hilang

Bencana alam ini merupakan dampak dari curah hujan tinggi yang melanda daerah tersebut sejak 22-27 November 2025, yang memicu banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Setidaknya 13 dari 16 kecamatan di Agam terdampak.

Banjir bandang terparah melanda Malalak Timur, Kecamatan Malalak, pada Rabu (26/11) sore, mengakibatkan:

  • Sekitar 135 Kepala Keluarga (KK) mengungsi.

  • Puluhan rumah rusak.

  • Dua warga dilaporkan hilang terbawa arus banjir bandang.

BPBD Agam tengah berupaya melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak bencana.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB