Lima model pemurni air ion hidrogen alkali bersaing ketat memperebutkan penghargaan “Produk I Love 2025 No. 9” dalam kompetisi yang berlangsung 18-27 November. Kategori ini menyoroti pergeseran teknologi di pasar pemurni air, yang kini menawarkan manfaat kesehatan tambahan melalui kandungan hidrogen dan pH alkali.
Persaingan ini melibatkan jenama besar seperti Hoa Phat (HyperS HPA885) dan Toshiba (TWP-WA3SVN(K)), dengan rentang harga ekstrem dari Rp8,6 juta hingga Rp16,9 juta. Model termahal, Hoa Phat HyperS, menjanjikan kandungan hidrogen tertinggi (1800 ppb) dan menggunakan 12 core filtrasi serta teknologi pelat membran AS.
Semua produk di kategori ini menghasilkan sumber air kaya hidrogen yang membantu menetralisir asam, mendukung antioksidan, dan baik untuk sistem pencernaan. Opsi harga menengah seperti Korihome WPK-965 dan Sunhouse UltraX SHA76656LA juga menawarkan 12 core filter dan kapasitas filtrasi tinggi (hingga 20 liter per jam).
Lonjakan harga produk di kategori ini, menurut analis teknologi kesehatan, disebabkan oleh adopsi sistem elektrolit berlapis-lapis dan membrane plate canggih yang meningkatkan kandungan hidrogen di air. Pergeseran teknologi ini menunjukkan pemurni air tidak lagi berfungsi hanya untuk menghilangkan kuman, tetapi sebagai perangkat wellness yang memicu munculnya segmen pasar premium dengan harga di atas Rp15 juta, katanya.
Meskipun demikian, Toshiba TWP-WA3SVN(K) dan Mutosi MP-S129H menawarkan alternatif yang lebih terjangkau, dijual di kisaran Rp8,6 juta. Toshiba unggul di fitur cerdas dan core filter RO DOW AS, sementara Mutosi menonjol dengan sistem 10 core filter dan 12 tingkat filtrasi.
Persaingan di kategori pemurni air ion hidrogen alkali ini membuktikan bahwa konsumen semakin sadar pentingnya air dengan manfaat kesehatan fungsional. Keberhasilan model-model ini di pasar akan mendorong produsen lain untuk segera berinovasi, mengubah standar filtrasi air di Indonesia menjadi lebih canggih dan berbasis kesehatan.






