Sam Altman, CEO OpenAI, dikabarkan mengaktifkan “peringatan merah” dan memerintahkan seluruh tim untuk memprioritaskan peningkatan ChatGPT setelah model milik Google, Gemini, melampaui performa ChatGPT di berbagai benchmark kecerdasan buatan.
Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ), Altman mengirimkan pengumuman internal yang menegaskan bahwa proyek OpenAI lainnya—seperti aplikasi iklan, layanan belanja, kesehatan, hingga asisten pribadi bernama Pulse—untuk sementara diturunkan prioritasnya. Semua fokus dialihkan pada satu hal: membuat ChatGPT kembali unggul.
Altman menyebut OpenAI perlu memperkuat kemampuan personalisasi ChatGPT, meningkatkan kecepatan, meningkatkan stabilitas, serta memperluas cakupan topik yang bisa ditangani model bahasa besar (LLM) tersebut.
Gemini Mendominasi Benchmark AI
Pengumuman ini muncul setelah Google memimpin beberapa grafik evaluasi model AI. Dalam laporan perusahaan riset Prolific pekan lalu, empat model Google masuk 10 besar, dengan Gemini 2.5 Pro menempati peringkat pertama.
ChatGPT justru berada di posisi ke-8, di bawah:
-
DeepSeek v3
-
Mistral Medium
-
Grok 4
-
Grok 3
Daftar Prolific itu bahkan belum memasukkan Gemini 3, yang baru saja dirilis.
Google telah mengintegrasikan Gemini di hampir seluruh ekosistem produknya—dari Android, Search, Workspace, hingga perangkat Pixel—membuatnya semakin mengakar dalam berbagai layanan yang digunakan miliaran pengguna.
OpenAI sebelumnya berada paling depan dalam inovasi LLM sejak meluncurkan ChatGPT pada 1 Desember 2022. Namun, persaingan yang semakin cepat membuat posisi ini kini terancam.
OpenAI Hadapi Tantangan Berat
Jim Cramer dari CNBC mengatakan bahwa setelah masa kejayaan awal, OpenAI mulai terlihat “bermain-main” dan kehilangan fokus. Altman disebut terlalu ambisius ingin masuk ke banyak sektor seperti pencarian, jejaring sosial, cloud, dan bisnis—bidang yang sepenuhnya dikuasai Google.
Cramer bahkan menyebutkan tiga kemungkinan masa depan OpenAI:
-
Disponsori pemerintah AS
-
Diakuisisi Microsoft
-
Atau justru mengalami kemunduran besar
Dalam wawancara media lain, teknisi internal OpenAI menyebut bahwa mempertahankan posisi puncak adalah hal tersulit, terutama karena perusahaan menghabiskan modal sangat besar untuk pengembangan model.
OpenAI Siapkan Model Baru
Menurut The Verge, OpenAI sebenarnya telah menghasilkan banyak terobosan dalam tiga tahun terakhir dan tidak mudah digulingkan begitu saja.
Sumber internal memperkirakan OpenAI akan mengumumkan model baru pekan depan sebagai respons langsung terhadap Gemini 3.
Namun mereka juga harus berhati-hati pada reaksi pengguna. Saat peluncuran GPT-5 pada Agustus, banyak pengguna mengeluh model terasa kurang emosional, lambat, dan tidak secerdas generasi sebelumnya dalam matematika dan geografi.
OpenAI butuh tiga bulan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.
Kini, perusahaan berharap gelombang inovasi baru dapat mengembalikan ChatGPT ke posisi teratas dalam persaingan LLM global.






