Neymar mendapat pujian luas setelah tampil sebagai sosok kunci yang membantu Santos bertahan di divisi tertinggi Liga Brasil pada momen-momen krusial musim ini.
Meski mengalami robekan tulang rawan pada lutut kiri cedera yang disebut media Brasil membuatnya hampir mustahil tampil di tiga laga terakhirm Neymar tetap memutuskan bermain penuh. Keputusan itu terbukti menjadi penyelamat bagi klub masa kecilnya.
Striker berusia 33 tahun tersebut justru menunjukkan performa terbaiknya sejak kembali ke Santos. Ia mencetak gol dan assist dalam kemenangan 3-0 atas Sport Recife, lalu mencatat hat-trick ketika menghadapi Juventus, yang membuat Santos keluar dari zona merah.
Pada laga 7 Desember, Neymar kembali tampil 90 menit dan membawa Santos menang 3-0 atas Cruzeiro, memastikan mereka terhindar dari degradasi.
Setelah gol Cruzeiro dianulir VAR karena offside pada menit ke-17, Santos tampil dominan. Thaciano membuka skor pada menit ke-26 lewat umpan Guilherme. Dua menit kemudian, Neymar memberikan assist kepada Igor Vinicius, yang kemudian mengembalikan bola untuk diselesaikan Thaciano menjadi gol keduanya. Joao Schmidt menutup kemenangan lewat gol di menit ke-60.
Neymar menutup musim dengan 11 gol dan 4 assist, mengantar Santos finis di peringkat ke-12 dan lolos ke Copa Sudamericana. Seusai laga, mantan penyerang Barcelona dan PSG itu melakukan selebrasi dengan berkeliling lapangan disambut sorak sorai suporter.
Media internasional memberikan pujian besar. Marca menulis bahwa Neymar tampil bak “sang penyelamat” yang tetap bermain meski menahan rasa sakit. ESPN dan Bleacher Report juga menilai keputusan Neymar menunda operasi demi membela Santos pada masa genting sebagai tindakan luar biasa.
Neymar mengakui musim ini sangat berat. “Mungkin ini tahun kedua saya tidak meraih trofi apa pun. Ini aneh bagi saya. Banyak target tidak tercapai karena terlalu banyak hambatan. Yang terpenting, saya bisa kembali bermain untuk Santos,” katanya.
Ia juga menyinggung tekanan akibat cedera lutut dan bagaimana kritik publik memperburuk kondisi mentalnya. Neymar mengaku akhirnya membutuhkan bantuan psikologis, sesuatu yang belum pernah ia lakukan sepanjang kariernya.
Soal masa depan, Neymar belum memastikan apakah akan tetap di Santos. Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah beristirahat dan menjalani operasi pemulihan. Ia menilai performa musim ini layak mendapat skor 7 dari 10.
Neymar menutup pernyataannya dengan satu tujuan besar: tampil di Piala Dunia 2026. “Ini misi terakhir saya. Setelah liburan dan operasi, saya akan memberik






