Kemendagri Dorong Pemda Maksimalkan Program Strategis Pusat untuk Ekonomi Lokal

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendagri Dorong Pemda Maksimalkan Program Strategis Pusat untuk Ekonomi Lokal

Kemendagri Dorong Pemda Maksimalkan Program Strategis Pusat untuk Ekonomi Lokal

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau seluruh pemerintah daerah (pemda) agar lebih proaktif dalam menyambut dan mengintegrasikan program-program strategis dari Pemerintah Pusat. Langkah ini dinilai krusial sebagai stimulus untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir, menekankan bahwa sinkronisasi antara perencanaan daerah dengan peluang yang ditawarkan pusat akan menjadi kunci keberhasilan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Outlook APEKSI di Bandarlampung, Minggu (21/12/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai Peluang Pasar

Salah satu fokus utama yang disoroti adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kemendagri meminta pemda mendata dengan akurat posisi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga :  OJK Tertibkan Penagihan Utang Kreditur, Proyeksi Ekonomi Indonesia 5,1% di 2026

Tomsi Tohir menjelaskan beberapa poin penting terkait implementasi MBG di daerah:

  • Pemberdayaan Warga: Masyarakat sekitar dapur MBG harus terlibat aktif sebagai pemasok kebutuhan bahan baku.

  • Antisipasi Inflasi Lokal: Pemda wajib mengantisipasi potensi kenaikan harga komoditas seperti telur, ayam, dan sayuran akibat lonjakan permintaan dari dapur MBG.

  • Kesiapan Produksi: Tanpa persiapan matang, masyarakat dikhawatirkan hanya akan merasakan dampak kenaikan harga tanpa menikmati keuntungan ekonomi sebagai produsen.

Inisiatif “Jemput Bola” untuk Perumahan dan Pendidikan

Selain sektor pangan, Kemendagri juga menyoroti dua program raksasa lainnya yang memerlukan keaktifan koordinasi dari pemerintah daerah:

  1. Program Tiga Juta Rumah: Pemda diminta aktif berkomunikasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kecepatan daerah dalam merespons dan menjemput bola akan menentukan seberapa besar alokasi hunian layak yang bisa didapatkan masyarakat di wilayahnya.

  2. Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda: Pengembangan institusi pendidikan berbasis asrama ini diprediksi akan membawa efek berganda (multiplier effect). Selain meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat dari kelompok desil terendah, keberadaan asrama dengan kapasitas besar akan menghidupkan ekosistem ekonomi di sekitar lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Asta Cita Topang Proyeksi BI, Pertumbuhan Ekonomi 2025 Dipatok 4,7-5,5 Persen

“Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, namun semuanya memerlukan persiapan yang matang agar memberikan berkah nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Tomsi.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB