Kapal Terbalik di Perairan Pangkep, Tiga Penumpang Meninggal Dunia

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 29 Desember 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal terbalik di Perairan Pangkep

Kapal terbalik di Perairan Pangkep

Peristiwa tragis menimpa sebuah kapal berpenumpang di Sulawesi Selatan baru-baru ini. Insiden kapal terbalik di Perairan Pangkep tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia. Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan menjadi perhatian serius otoritas keselamatan laut.

Kecelakaan laut ini terjadi saat cuaca di sekitar perairan sedang tidak menentu. Petugas gabungan segera melakukan upaya penyelamatan setelah menerima laporan dari warga. Namun, nyawa tiga korban tidak dapat terselamatkan saat proses evakuasi berlangsung.

Kronologi Insiden Kapal Terbalik di Perairan Pangkep

Berdasarkan laporan awal, kapal tersebut berangkat dengan membawa sejumlah penumpang menuju pulau terdekat. Namun, saat berada di tengah perjalanan, ombak besar menghantam badan kapal. Kondisi ini membuat keseimbangan kapal goyah hingga akhirnya terbalik sepenuhnya.

Baca Juga :  IMM Lampung Selatan Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatra

Pihak berwenang menyatakan bahwa arus bawah laut yang kuat menyulitkan penumpang untuk menyelamatkan diri. Selain itu, jarak pandang yang terbatas akibat hujan memperburuk situasi di lokasi kejadian. Warga di sekitar lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan pertama menggunakan perahu nelayan.

Identitas Korban dan Proses Evakuasi

Tim SAR gabungan telah berhasil mengidentifikasi ketiga korban yang tewas dalam musibah kapal terbalik di Perairan Pangkep ini. Para korban merupakan warga lokal yang hendak melakukan perjalanan rutin. Berikut adalah rincian proses evakuasi yang dilakukan:

  • Penyisiran Lokasi: Tim Basarnas mengerahkan dua unit perahu karet untuk menyisir area kecelakaan.

  • Identifikasi Korban: Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses autopsi.

  • Pencarian Penumpang Lain: Petugas masih memastikan jumlah pasti manifest penumpang guna menjamin tidak ada korban yang tertinggal.

Baca Juga :  Tren AI Action Figure, Visualisasi Diri, Antara Seru dan Bahaya Data

Faktor Penyebab Kecelakaan Laut di Pangkep

Oleh karena itu, pihak kepolisian kini sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Dugaan sementara mengarah pada faktor cuaca buruk dan kelebihan muatan. Selain itu, kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung juga menjadi poin utama dalam pemeriksaan.

Otoritas pelabuhan mengimbau agar para pemilik kapal selalu memperhatikan peringatan dini dari BMKG. Hal ini sangat penting demi mencegah terulangnya insiden kapal terbalik di Perairan Pangkep di masa mendatang. Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap penyedia jasa transportasi laut.

Langkah Antisipasi Bagi Nelayan dan Penumpang

Untuk menghindari risiko serupa, masyarakat perlu mengikuti panduan keselamatan berikut ini:

  1. Selalu gunakan jaket pelampung (life jacket) selama berada di atas kapal.

  2. Jangan memaksakan keberangkatan jika kondisi gelombang sedang tinggi.

  3. Pastikan kapasitas kapal tidak melebihi batas maksimal yang ditentukan.

  4. Pantau terus perkembangan cuaca melalui kanal resmi pemerintah.

Baca Juga :  Wahidin Ajak ASN Lampung Selatan Bekerja dengan Hati dan Penuh Pengabdian

Sementara itu, keluarga korban telah mendapatkan pendampingan dari pemerintah daerah setempat. Santunan bagi para korban meninggal dunia juga sedang diproses oleh pihak terkait sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB