Xpeng P7+ 2026 Hadirkan Teknologi Hybrid, Mampu Melaju 430 Km dengan Listrik Murni

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produsen otomotif asal China, Xpeng, resmi mengonfirmasi bahwa sedan premiumnya Xpeng P7+ versi 2026 akan hadir dalam dua pilihan teknologi penggerak, yakni kendaraan listrik murni (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV) atau hybrid jarak jauh.

Mengutip laporan Car News China, Xpeng P7+ akan mengalami perombakan total desain serta mendapatkan 104 pembaruan signifikan, termasuk peningkatan performa dan efisiensi jarak tempuh. Model ini diposisikan sebagai produk global dan direncanakan dipasarkan di 36 negara di luar China.

Varian paling menarik adalah Xpeng P7+ EREV, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 430 kilometer hanya dengan tenaga listrik, menjadikannya sedan hybrid jarak jauh dengan jangkauan listrik murni terpanjang di dunia saat ini. Ketika mesin bensin turut bekerja sebagai generator, total jarak tempuh mobil ini bisa mencapai 1.550 kilometer.

Baca Juga :  Kia Siap Tancap Gas di Malaysia Lewat Model Operasi Baru Mulai 2026

Secara dimensi, Xpeng P7+ EREV memiliki ukuran panjang 5.071 mm, lebar 1.977 mm, dan tinggi 1.512 mm, dengan jarak sumbu roda 3.000 mm. Bobot kendaraan mencapai sekitar 2.160 kg, sedikit lebih panjang 15 mm dibandingkan versi BEV yang telah lebih dulu dipasarkan.

Sistem penggeraknya mengandalkan mesin bensin 1.5 turbo bertenaga 148 hp yang berfungsi sebagai pembangkit listrik, sementara penggerak utama berasal dari motor listrik 241 hp. Konfigurasi ini memungkinkan mobil melaju hingga kecepatan maksimum 200 km/jam.

Xpeng P7+ sendiri pertama kali diperkenalkan pada November 2024. Saat ini, model yang beredar di pasar masih terbatas pada versi BEV dengan kisaran harga 186.800–208.800 yuan, atau setara Rp400–460 jutaan.

Baca Juga :  Tarif AS Hantam Laba Produsen Mobil Jepang, Rugi $9,7 Miliar di Semester I 2025

Untuk versi listrik murni, sedan ini memiliki koefisien hambatan angin sangat rendah, yakni 0,206 Cd, serta menggunakan sistem penggerak roda belakang sebagai standar. Tersedia pilihan motor listrik 241 hp atau 308 hp, tergantung varian.

Kapasitas baterai yang ditawarkan berkisar antara 60,7 kWh hingga 74,9 kWh dengan teknologi LFP, yang mampu menghasilkan jarak tempuh maksimum 615 hingga 725 km berdasarkan siklus CLTC.

Varian tertinggi mendukung pengisian cepat 5C, sementara versi lainnya mengandalkan pengisian 3C. Proses pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 20 menit.

Pada pembaruan 2026, Xpeng juga menargetkan versi BEV P7+ mampu menempuh jarak 725 km dengan arsitektur listrik 800 volt, yang mendukung efisiensi dan pengisian daya ultra cepat.

Baca Juga :  Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Sejak diluncurkan, Xpeng P7+ telah mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 88 ribu unit, menjadikannya sedan listrik ukuran menengah terlaris di China selama 12 bulan berturut-turut.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB