Atlet Terjun Payung Asal Banjaran Ditemukan Meninggal Usai Jatuh ke Laut Pangandaran

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan bersama tim SAR gabungan di TKP

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan bersama tim SAR gabungan di TKP

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Widiasih (58), atlet terjun payung asal Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat mengikuti kejuaraan terjun payung di Pangandaran, Jawa Barat.

Widiasih merupakan salah satu dari lima atlet yang mengalami kecelakaan saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung Jawa Barat yang berlangsung pada Selasa (30/12/2025). Ia sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan menyampaikan bahwa Widiasih meninggal dunia akibat tenggelam di perairan Laut Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam,” ujar Andri.

Baca Juga :  15 Motor Knalpot Brong Terjaring Razia Balap Liar Polsek Kartasura

Dalam insiden tersebut, total terdapat dua korban meninggal dunia, yakni Widiasih (58) asal Banjaran dan Rusli (64) asal Medan. Jasad Rusli lebih dahulu ditemukan oleh tim pencari sebelum korban Widiasih berhasil dievakuasi.

Sementara itu, tiga atlet lainnya berhasil selamat, yakni Kudori, Kudori, dan Mustofa, setelah mendarat darurat di kawasan Pantai Bojongsalawe.

Peristiwa kecelakaan bermula ketika pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha lepas landas dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 10.15 WIB dengan membawa lima atlet terjun payung. Namun, saat berada di ketinggian sekitar 10.000 kaki, terjadi perubahan arah angin yang cukup ekstrem.

“Perubahan arah angin yang signifikan menyebabkan kelima penerjun kehilangan kendali arah pendaratan,” jelas Andri.

Baca Juga :  Micro-Influencer Lokal, Kunci Baru Marketing TikTok & IG 2025

Akibat kondisi tersebut, tiga atlet berhasil mendarat darurat di daratan pantai, sedangkan dua lainnya terjatuh ke perairan laut. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, TNI, tenaga kesehatan, serta instansi terkait langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian.

Polres Pangandaran telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan koordinasi lintas instansi, mengevakuasi korban, hingga operasi pencarian korban yang sempat hilang.

Pasca kejadian, pihak kepolisian memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan terjun payung hingga waktu yang belum ditentukan. Diketahui, kegiatan Kejurda tersebut tidak dilaporkan sebelumnya kepada Polres Pangandaran.

Kapolres Pangandaran pun mengimbau seluruh penyelenggara olahraga ekstrem dan wisata udara agar selalu memperhatikan aspek keselamatan serta melakukan koordinasi dengan aparat keamanan.

Baca Juga :  Wali Kota Cimahi Rotasi Pejabat Eselon II, Ngatiyana Tegaskan Profesionalisme dan Transparansi

“Kami mengimbau agar setiap kegiatan olahraga ekstrem memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan, serta berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas Andri.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB