Rentetan Gempa Dangkal di Selat Lombok, Aktivitas Tektonik Getarkan Bali Awal Januari

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Gempa BMKG

Peringatan Gempa BMKG

Aktivitas kegempaan di wilayah Selat Lombok mengalami peningkatan signifikan pada awal Januari 2026. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat 62 gempa bumi tektonik terjadi dalam periode 5 hingga 7 Januari 2026, yang turut dirasakan di sejumlah wilayah Bali.

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa rangkaian gempa tersebut memiliki kekuatan relatif kecil dengan magnitudo berkisar antara 1,4 hingga 2,8. Meski demikian, frekuensi kejadian yang cukup rapat menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tektonik di kawasan tersebut.

“Wilayah Selat Lombok saat ini menunjukkan peningkatan aktivitas gempa bumi tektonik,” ujar Cahyo di Denpasar, Rabu (7/1/2026).

Ia menyebutkan, gempa-gempa tersebut tergolong gempa dangkal, dengan kedalaman hiposenter antara 10 hingga 47 kilometer. Gempa terakhir dalam rangkaian ini tercatat hingga pukul 12.30 WITA.

Baca Juga :  Pencabutan Izin Tambang Pasir di Lumajang: Warga Sambut Keputusan

Berdasarkan analisis lokasi episenter dan kedalaman sumber gempa, BBMKG menyimpulkan bahwa aktivitas tersebut dipicu oleh pergerakan sesar aktif di dasar laut Selat Lombok.

Cahyo menegaskan bahwa hingga saat ini, gempa bumi belum dapat diprediksi secara pasti karena dinamika kerak bumi yang kompleks. Oleh sebab itu, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.

“Pemahaman masyarakat melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan sangat penting untuk meminimalkan potensi kerugian dan korban jiwa,” katanya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan mitigasi mandiri apabila merasakan guncangan gempa yang kuat dan berlangsung lama. Langkah-langkah tersebut meliputi melindungi kepala, menjauhi kaca dan bangunan rapuh, menuju area terbuka, serta menjauhi wilayah pantai guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kota Lae, Papua Nugini, Warga Berhamburan Keluar Stadion

Sebagai informasi, wilayah Bali diketahui memiliki 26 sesar potensial dan aktif, di antaranya Jimbaran, Pantai Timur Bali, Klungkung, Seraya Selatan, Tampaksiring, Plaga, Batukau, Denpasar, hingga Tejakula. Kondisi ini menjadikan Bali sebagai salah satu wilayah yang perlu memiliki tingkat kesiapsiagaan tinggi terhadap bencana gempa bumi.

BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG, seperti media sosial @infoBMKG, laman bmkg.go.id, serta sistem peringatan dini inatews.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB