Wali Kota Bandung Tinjau Rutilahu dan Lokasi Longsor di Ujungberung, Farhan Janjikan Perbaikan Cepat

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung Tinjau Rutilahu dan Lokasi Longsor di Ujungberung, Farhan Janjikan Perbaikan Cepat

Wali Kota Bandung Tinjau Rutilahu dan Lokasi Longsor di Ujungberung, Farhan Janjikan Perbaikan Cepat

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kembali melakukan aksi blusukan ke pemukiman warga guna memantau kondisi infrastruktur dan menyerap aspirasi masyarakat. Pada Selasa (27/1/2026), rombongan Wali Kota mendatangi RW 02 Kompleks Taruna Parahyangan, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, untuk melihat langsung sejumlah titik yang memerlukan penanganan darurat.

Kunjungan diawali dengan meninjau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik keluarga Rojali Rizal di RT 02/RW 02. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Farhan didampingi oleh Ketua RW 02 Aas Holisoh, Lurah Pasirendah Imas, serta Camat Ujungberung Abriawan. Setelah berdialog dengan Esa, putra dari pemilik rumah, Farhan menegaskan bahwa hunian tersebut mendesak untuk segera direhabilitasi. Ia menginstruksikan jajaran stafnya untuk segera mengkalkulasi biaya dan menentukan pos anggaran agar proses perbaikan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  TikTok Kantongi Izin Lagi di Indonesia Usai Serahkan Data Protes

Usai meninjau Rutilahu, rombongan bergerak menuju tebing pembatas sungai di RT 04/RW 02 yang berbatasan dengan Kompleks Sukaasih. Lokasi tersebut merupakan titik bekas longsoran tanah yang mengancam keselamatan rumah warga, salah satunya kediaman H. Asep Muhammad. Wali Kota berjanji akan segera melakukan assessment teknis melalui dinas terkait guna memperbaiki dinding pembatas sungai tersebut agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal saat musim hujan.

Meski kunjungan berjalan lancar, agenda yang tergolong singkat membuat sebagian warga belum sempat melakukan dialog interaktif secara mendalam. Beberapa warga berharap dapat menyampaikan aspirasi terkait masalah lingkungan di wilayah mereka, terutama kekhawatiran mengenai rencana pembangunan perumahan di Bukit Pasir Pogor yang dinilai sangat rawan longsor dan berdampak langsung pada pemukiman di bawahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tunda Pemadaman Dini PLTU Cirebon-1, Alasan Teknis dan Subsidi

Selain itu, warga juga menyoroti masalah banjir yang kerap terjadi di pintu masuk kompleks akibat pendangkalan sungai. Kondisi ini diduga diperparah oleh adanya instalasi pipa saluran limbah pabrik tekstil yang dibangun di bawah aliran sungai, sehingga menghambat laju air. Warga berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menindaklanjuti keluhan tersebut demi menciptakan lingkungan pemukiman yang aman dan bebas banjir.

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB