Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kembali melakukan aksi blusukan ke pemukiman warga guna memantau kondisi infrastruktur dan menyerap aspirasi masyarakat. Pada Selasa (27/1/2026), rombongan Wali Kota mendatangi RW 02 Kompleks Taruna Parahyangan, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, untuk melihat langsung sejumlah titik yang memerlukan penanganan darurat.
Kunjungan diawali dengan meninjau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik keluarga Rojali Rizal di RT 02/RW 02. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Farhan didampingi oleh Ketua RW 02 Aas Holisoh, Lurah Pasirendah Imas, serta Camat Ujungberung Abriawan. Setelah berdialog dengan Esa, putra dari pemilik rumah, Farhan menegaskan bahwa hunian tersebut mendesak untuk segera direhabilitasi. Ia menginstruksikan jajaran stafnya untuk segera mengkalkulasi biaya dan menentukan pos anggaran agar proses perbaikan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Usai meninjau Rutilahu, rombongan bergerak menuju tebing pembatas sungai di RT 04/RW 02 yang berbatasan dengan Kompleks Sukaasih. Lokasi tersebut merupakan titik bekas longsoran tanah yang mengancam keselamatan rumah warga, salah satunya kediaman H. Asep Muhammad. Wali Kota berjanji akan segera melakukan assessment teknis melalui dinas terkait guna memperbaiki dinding pembatas sungai tersebut agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal saat musim hujan.
Meski kunjungan berjalan lancar, agenda yang tergolong singkat membuat sebagian warga belum sempat melakukan dialog interaktif secara mendalam. Beberapa warga berharap dapat menyampaikan aspirasi terkait masalah lingkungan di wilayah mereka, terutama kekhawatiran mengenai rencana pembangunan perumahan di Bukit Pasir Pogor yang dinilai sangat rawan longsor dan berdampak langsung pada pemukiman di bawahnya.
Selain itu, warga juga menyoroti masalah banjir yang kerap terjadi di pintu masuk kompleks akibat pendangkalan sungai. Kondisi ini diduga diperparah oleh adanya instalasi pipa saluran limbah pabrik tekstil yang dibangun di bawah aliran sungai, sehingga menghambat laju air. Warga berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menindaklanjuti keluhan tersebut demi menciptakan lingkungan pemukiman yang aman dan bebas banjir.






